LPPM UPI Selenggarakan Diklat Bagi Dosen Pembimbing KKN 2018

Spread the love

Bandung, UPI

Menjelang pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPI tahun 2018, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia (LPPM UPI) melaksanakan Diklat bagi para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UPI 2018 di auditorium LPPM, acara tersebut dipandu oleh Prof. Dr. Cecep Darmawan, M.Si dan Drs. Katiah, M.Pd dihadiri oleh para DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) KKN 2018.

Kegiatan Diklat DPL KKN ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemantapan dan keseragaman visi program KKN UPI 2018, memberikan pengarahan teknis bimbingan lapangan, serta mendiskusikan program-program lain yang dapat dikembangkan tekait KKN seperti pengabdian pada masyarakat dan potensi pengembangan penelitian yang dapat dilaksanalan secara kolaboratif antara dosen dengan mahasiswa dibawah koordinasi LPPM.

Di tahun 2018 ini, setidaknya ada 13 (tiga belas) program tematik Kuliah Kerja Nyata, yakni: KKN Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM), KKN Kearifan Budaya Lokal (KKN-KBL), KKN terpadu Mahasiswa – TNI, KKN Pemberdayaan Masayarakat Berbasis Pendidikan, KKN Revolusi Mental, KKN Berbasis Rumah Pintar, KKN Keaksaraan Usaha Mandiri (KKN-KUM), KKN Berbasis Desa Wisata, KKN Berbasis Kampung KB, KKN Tematik Citarum Harum, KKN Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan dan Kesehatan, KKN tematik Kewirausahaan, dan KKN Pengenalan Budaya Indonesia berbasis Pendidikan.

Ketigabelas program KKN Tematik tersebut diharapkan mampu mengangkat peringkat UPI dalam hal peringkat Kuliah Kerja Nyata dan Pengabdian Pada Masyarakat, demikian dijelaskan Drs. Katiah. Sementara itu, Prof. Cecep mengatakan bahwa semoga pertemuan hari ini dapat memberikan pencerahan bagi para dosen pembimbimbing KKN agar dalam proses pembimbingan nanti sukses dan semoga UPI semakin dapat berkontribusi dalam memberikan solusi penting bagi masyarakat. Apalagi tambahnya, UPI dipercaya sebagai Team Leader bagi beberapa perguruan tinggi lain dalam kegiatan KKN Citarum Harum dengan mengirim mahasiswa dengan jumlah terbanyak, yakni lebih dari 2.000 mahasiswa. (ask)

Humas UPI