Sunaryo Kembali Menjadi Rektor UPI
Majelis Wali Amanat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menetapkan Prof. Dr. Su-naiyo Kartadinata, M. Pd. sebagai Rektor UPI periode 2010-2015. Dalam pemilihan di Kantor Kementerian Pendidikan Nasional Jln. Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (17/6) malam, Sunaryo mengungguli dua calon rektor lainnya, yaitu Prof. A. Chaedar Alwasilah, MA, Ph.D. dan Prof. H. Furqon, Ph.D.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPI, Prof. Dr. Dadang Sunen-dar, M. Hum., saat dihubungi “PR”, Kamis malam menjelaskan, pemilihan dipimpin Ketua Majelis Wali Amanat UPI Prof. Dr. Ginandjar Kartasasmita Dalam hal ini, Sunaryo yang merupakan calon rektor incumbentmemperoleh 18 suara, sementara Chaedar mendapat 2 suara, dan Furqon 4 suara.Menurut Dadang, MWA UPI berjumlah dua puluh orang, termasuk Rektor UPI. Menteri pendidikan Nasional merupakan salah seorang anggota MWA yang memiliki hak 35 persen suara.
Dalam pemilihan Rektor UPI ini, dua orang tidak hadir sehingga dianggap abstain. Dengan demikian, yang hadir hanya delapan belas orang. “Namun, Pak Sunaryo tidak memiliki hak pilih. Jadi, yang memilih hanya tujuh belas orang,” ujarnya.Dia menambahkan, rektor terpilih akin dilantik di Kampus UPI Bandung, Sabtu (2/7). Rektor akan dilantik oleh Ketua MWA UPI Ginandjar Kartasasmita.
Seusai terpilih kembali menjadi Rektor UPI, Sunaryo menyatakan bersyukur atas amanat ini. Hal tersebut menunjuk-kan bahwa kerja yang selama ini dilakukan dapat diterima oleh masyarakat dan kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan masyarakat ke depan. “Ini juga menunjukkan bahwa manajemen yang kita kembangkan berada dalam jalur yang benar. Apalagi, manajemen keuangan juga meraih predikat wajar tanpa pengecualian,” kata Sunaryo.
Diungkapkan, dalam masa bakti pertama, Sunaryo bersama seluruh jajaran Rektorat UPI dan seluruh sumber daya yang ada berusaha menyiapkan infrastruktur untuk membangun UPI yang lebih baik, terutama menjadi lembaga pendidikan bagi para guru yang berkualitas dan profesional.Dalam kepemimpinan awal, kata Sunaryo, dirinya berupaya mengembangkan kultur akade-. mik dengan terus menggalakkan riset sebagai pengembangan ilmu kependidikan. Bahkan, karena UPI juga mengembangkan ilmu nonkependidikan, riset di luar kependidikan itu terus dilakukan untuk dimanfaatkan dalam ilmu kependidikan.
“Proses ini akan terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan intensitasnya dalam kepemimpinan kedua ini. Apalagi, sekarang kita sudah meraih otonomi akademik. Untuk mengembangkan jurusan, kita tidak perlu lagi meminta persetujuan Kemendiknas, melainkan cukup persetujuan Majelis Wali Amanat UPI, sehingga cukup dengan surat keputusan rektor,” katanya.Sejak menjadi rektor, dirinya juga berupaya agar UPI meraih pengakuan masyarakat internasional. Itulah sebabnya, selain mengembangkan kultur akademik berstandar internasional, UPI juga terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai lembaga internasional, termasuk universitas ternama di seluruh dunia.
“Kita juga melakukan transfer credit bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi ternama lain di dunia. Caranya, kita memberikan pengakuan terhadap mahasiswa di dunia yang belajar di UPI. Sebaliknya, mahasiswa UPI juga diakui di lembaga pendidikan internasional yang lain,” ujar Sunaryo.Dengan demikian, mengembangkan UPI ke depan tinggal membutuhkan publikasi secara internasional, sehingga perguruan tinggi ini dapat meraih pengakuan masyarakat dunia. (A-185/A-79)***
August 5th, 2010 at 10:42
Selamat kami sampaikan kepada bapak Prof. DR. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. atas terpilihnya kembali sebagai Rektor UPI periode 2010-2015. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, UPI semakin berjaya.
Catatan: Pembimbing II Skripsi S1 saya adalah pak Naryo. Saya ikut bangga atas prestasi ini.
August 7th, 2010 at 19:40
Selamat atas terpilihnya kembali Bapak sebagai Rektor. Harapan saya semoga Bapak dapat membenahi lingkungan kampus supaya nyaman. Terutama saat wisuda, kalau bisa jangan ada lagi lapak-lapak yang jualan, karena selain mengurangi lahan parkir juga mengganggu kenyamanan dan arus lalu lintas kampus. Ingat pak, kita juga punya hotel sebagai unit usaha, jangan sampai terganggu acara wisuda.