Google

73 Mahasiswa UPI Jadi Duta Wirausaha

Written on:April 14, 2011
Comments
Add One

Bandung, UPI

Pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi semakin penting. Itulah sebabnya, Universitas Pendidikan Indonesia memberikan penganugrahan bagi 73 mahasiswa yang menjadi wirausahawan dan universitas menjadikan mereka sebagai “The Ambasador of Business Edupreneur UPI.”

Para mahasiswa yang telah dikukuhkan sebagai duta bisnis mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia ini, selanjutnya dinominasikan dan mendapatkan penghargaan pada Jusuf Kalla Edupreneur Award bulan Juli 2011.

“Business Edupreneur” akan diselenggarakan 20-21 April 2011 di Lapangan Parkir FPEB. Exhibition ini akan mengakomodasi produk yang dihasilkan oleh para mahasiswa UPI dengan asas kerja sama dan kemitraan, karena exhibition ini mengedepankan pembelajaran kepada mahasiswa untuk memahami aspek bisnis yang riil di lapangan. Jumlah stand yang ditargetkan adalah 20 stand dengan rupa produk meliputi fashion, buku dan makanan. Bagi mahasiswa yang ingin mengikuti bazar ini, panitia masih memberikan kesempatan untuk turut berpartisipasi.

Dalam rangkaian terakhir akan diadakan seminar “Management Change Edupreneur” dan rencananya dihadiri oleh Dr. (HC) H. Muh. Jusuf Kalla yang telah dianugerahi Doktor Honoris Clausa bidang Pendidikan Kewirausahaan atau yang saat ini dikenal dengan edupreneurship dan berbagi wisdom mengenai dunia pendidikan kewirausahaan. Seminar ini akan diselenggarakan pada bulan Juli 2011 di Balai Pertemuan UPI.

Konsep edupreneur merupakan bagaimana pendidikan kewirausahaan akan digalangkan di perguruan tinggi. Sehingga, kapabilitas lulusan tidak hanya menguasai core keilmuannya saja, tetapi dilengkapi skill kewirausahaan yang akan menunjang karier setelah bekerja maupun berwirausaha kelak nanti.

Menurut Dani Ketua Pelaksana, kegiatan ini diselenggarakan karena ia melihat begitu banyak mahasiswa di UPI yang mempunyai hobi bisnis namun mereka kurang dukungan. “Sehingga, kami mengharapkan, dengan adanya acara ini bisa memunculkan mahasiswa pebisnis yang memang memiliki potensi lebih di bidang bisnis untuk mendapatkan penghargaan dan motivasi lebih dari pihak universitas,” katanya.

Kegiatan ini terselenggara karena sering terdengarnya argumen bahwa “menjalankan bisnis tidak perlu pendidikan yang tinggi.” Tapi kenyataannya, seorang pebisnis juga perlu memiliki ilmu supaya bisnis yang dijalaninya tidak asal-asalan dan dia bisa dihargai oleh pebisnis yang lain. “Sehingga, dengan acara ini kami juga mengharapkan bisa mencetak mahasiswa pebisnis yang memang mereka siap bersaing di dunia bisnis global. (Aris Fadly)


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>