Google

Kemdiknas-BRI Luncurkan Beasiswa Nusantara

Written on:June 1, 2011
Comments
Add One

Jakarta, UPI

Kementerian Pendidikan Nasional bersama PT Bank Rakyat Indonesia bekerja sama  meluncurkan Beasiswa Nusantara Cerdas-BRI. Penandatanganan kesepakatan berlangsung di Gedung A Kemdiknas, Jakarta, Selasa (31/5). Acara dihadiri Mendiknas Mohammad Nuh, Sekretaris Jenderal Kemdiknas, Dody Nandika, dan Direktur Utama BRI Sofyan Basir.

Penandatanganan berlangsung dua kali. Penandatanganan pertama adalah Kesepahaman Bersama Kemdiknas dengan BRI, yang ditandatangani Mendiknas dengan Direktur Utama BRI. Sedangkan penandatangan kedua adalah Perjanjian Kerja Sama Program Beasiswa Nusantara Cerdas-BRI antara Sekretariat Jenderal Kemdiknas dengan BRI, yang ditandatangani Sekjen Kemdiknas dengan Direktur Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) BRI Djarot Kusumayakti.

Program beasiswa ini memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari daerah terpencil di wilayah Indonesia Timur. Tahun ini, total beasiswa Rp 8 miliar untuk 40 mahasiswa. Mereka berdomisili di Papua, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur, dan sudah lulus SNMPTN, dengan pilihan perguruan tinggi negeri di Jawa. PTN tersebut di antaranya Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh November, dan Institut Teknologi Bandung.

Bentuk kerja sama yang dimaksud adalah adanya alokasi anggaran dari Kemdiknas kepada para mahasiswa berupa biaya pendidikan, sedangkan bantuan biaya nonpendidikan berasal dari BRI. Biaya nonpendidikan itu berupa biaya hidup, asuransi kesehatan, biaya transpor, dan bantuan pengadaan komputer jinjing dari BRI.

Dody Nandika mengatakan, program beasiswa ini adalah salah satu dari 16 program beasiswa yang dikelola Kemdiknas. Beasiswa lain di antaranya adalah Bidik Misi, Beasiswa Olimpiade, dan Beasiswa Unggulan.

Adapun Sofyan Basir  menyatakan, latar belakang program beasiswa yang dikhususkan untuk mahasiswa dari daerah terpencil ini berawal dari perjalanan tugas mereka saat mengunjungi unit kerja BRI di daerah terpencil. “Banyak putra-putri daerah yang tidak bisa berkembang akibat kualitas ekonomi dan pendidikan yang tidak merata, sehingga kalah bersaing dengan daerah lainnya,” ujarnya.

Diharapkan, dengan bantuan beasiswa ini, putra-putri daerah bisa menuntut ilmu hingga perguruan tinggi, dan bisa memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan di daerahnya masing-masing.

Dalam sambutannya, Menteri Nuh menilai bentuk Beasiswa Nusantara Cerdas-BRI menarik dan berbeda. Misalnya, mahasiswa penerima beasiswa mendapatkan orang tua asuh selama berada di Pulau Jawa. Orang tua asuh itu adalah dosen pilihan yang mengajar di perguruan tinggi tempat mereka menuntut ilmu.

Selain itu, penerima beasiswa juga mendapat kesempatan magang kerja di BRI selama masa perkuliahan libur. Dan mereka juga bisa diprioritaskan menjadi pegawai BRI setelah lulus kuliah. “Tunjukkan dan buktikan bahwa adik-adik layak diproyeksikan menjadi pemimpin masa depan,” ucap Mendiknas kepada mahasiswa penerima beasiswa yang hadir. (Lian, dikutip dari: http://kemdiknas.go.id/list_berita/2011/5/31/beasiswa-bri.aspx)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>