Google

Olah Raga Diharapkan Dorong Prestasi Kinerja UPI

Written on:July 18, 2011
Comments
Add One

Bandung, UPI

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. membuka Pekan Olah Raga Antardosen dan Karyawan (Pordoska) UPI ke-3, 2011, Senin (18/7/2011), di Stadion UPI Jln. Setiabudhi No. 229 Bandung. Olah raga ini diharapkan dapat mendorong prestasi dan kinerja karyawan dan dosen di  lingkungan UPI.

Pordoska diikuti karyawan dan dosen UPI Kampus Bumi Siliwangi; Kampus Serang; Kampus Cibiru; Kampus Sumedang; Kampus Purwakarta; dan Kampsu Tasikmalaya. Cabang olah raga yang dipertandingkan meliputi (1) Futsal Putra dan Putri; (2) Bola Voli Putra dan Puteri; (3) Tenis Meja Beregu Putra dan  Putri; (4) Bulutangkis Beregu Putra dan Puteri; (5) Lari Lintas Alam Beregu Putra dan Putri; Dan (6) Tenis Lapang Eksekutif.

Menurut Rektor UPI, Pordoska merupakan kegiatan yang disiapkan secara khusus dengan tujuan tertentu.  Salah satu tujuan utamanya adalah sebagai wahana bersilaturahmi antara satu dosen dan karyawan dengan dosen dan karyawan lainnya. Situasi seperti ini sangat diperlukan di saat seluruh civitas akademika disibukkan dengan berbagai kegiatan rutin.

“Di samping itu, dengan berolah raga, kita diajarakan tentang sportivitas, kejujuran, motivasi, dan kegairahan untuk berprestasi. Maka dengan Pordoska, kita berharap meraih nilai dari olah raga ini, sehingga pada akhirnya mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi UPI untuk berprestasi menuju universitas kelas dunia bidang pendidikan,” kata Prof. Sunaryo.

Ketua Panitia Pordoska Purno, S.Pd.; M.Pd. dalam laporannya mengungkapkan, Pordoska ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya berolah raga; Membudayakan semangat sportivitas dalam kompetisi; Menjalin silaturahmi dan mempererat persaudaraan antara dosen dan  karyawan UPI; Serta mendukung program pemerintah dalam memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat.

Dikemukakan, kesehatan merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Melalui olah raga dan seni, kebutuhan masyarakat tersebut telah berkembang menjadi fenomena sosial di seluruh dunia. Olah raga dan seni dapat dimanfaatkan untuk multitujuan. Satu di antaranya adalah sebagai media pembinaan pengembangan sumber daya manusia. (WAS/Dewi)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>