Google

Jika Ensemble Jerman Bertemu Kiai Fatahillah

Written on:October 3, 2011
Comments
Add One

Bandung, UPI

Musisi dari Berlin yang tergabung dalam ensemble mosaik bertemu Kiai Fatahillah di Gedung Kebudayaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kedua grup musisi ini mempunyai dasar yang sama yaitu tradisi masing-masing dan ketertarikan terhadap musik kontemporer. Akan tetapi, mereka berbeda latar belakang budaya serta jenis alat musik yang dimainkannya.

Ensemble mosaik memainkan alat Barat, sedangkan Kiai Fatahilallah memainkan alat gamelan Sunda. Pertemuan ini memiliki makna yang sangat dalam bagi pemain, penikmat, dan penonton. Kiai Fatahillah adalah nama seperangkat gamelan milik UPI yang digunakan sebagai nama grup musisi muda pimpinan Iwan Gunawan yang sekaligus sebagai komposer dan konduktor serta dosen di Jurusan Pendidikan Seni Musik, FPBS UPI.

Pertunjukan Musik Kontemporer dan Tradisi oleh Kyai Fatahillah & ensemble mosaik ini berlangsung  Jumat (30/9/2011), dimulai pada pukul 19.00 di Gedung Kebudayaan UPI Jalan Dr. Setiabudi nomor 229 Bandung 40154.

Sebelum menampilkan pertunjukan akbarnya di Taman Budaya, para musisi ini menampilkan pertunjukan perdananya pada acara Welcome Party.  Kedua ensembel ini akan memainkan karya komposer muda Asia Tenggara terpilih, dalam rangkaian acara festival dan kompetisi komponis muda 2011 (Young Composers in Southeast Asia Competition & Festival 2011), yang dimulai dari tanggal 29 September hingga 8 Oktober 2011, Goethe Institut di Asia Tenggara yang bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).  (Dodi/Deny)

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>