Google

Manfaat dan Kerugian Begadang

Written on:January 2, 2013
Comments are closed

Oleh ARIZKY YESSAR NUR

(Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, FP IPS UPI  2012)

BEGADANG sudah bukan hal asing lagi bagi mahasiswa, dimulai dari hangout, menonton TV, menonton pertandingan sepak bola, berdiskusi dengan teman-teman, bermain game, berselancar di dunia maya dan yang paling sering yaitu untuk mengerjakan tugas kuliah yang menumpuk.

Tapi tahukah Anda bahwa kita semua mempunyai jam biologis yang sama? Terbagi menjadi dengan porsi yang sama, delapan jam untuk melakukan pekerjaan normal, delapan jam untuk pekerjaan ringan dan delapan jam untuk beristirahat total. Tidak mustahil jam ini diterobos, tetapi akan ada dampak yang buruk pada tubuh dan pikiran kita bila dilakukan secara berlebihan.

Apakah begadang bermanfaat? Apa untungnya? Apa ruginya? Begadang ternyata memiliki manfaat, di antaranya, dengan begadang tugas bisa selesai tepat waktu atau menambah waktu refreshing pikiran. Begadang ternyata juga dapat menurunkan berat badan. Tentu saja, dengan tetap terjaga, seseorang akan membakar lebih banyak kalori daripada orang normal tapi akan mengganggu fungsi banyak organ tubuh. Jadi memilih begadang sebagai program diet sangat tidak disarankan.

Dari sisi negatif, begadang memiliki sangat banyak efek samping yang buruk. Aantara lain, kurang tidur dapat memengaruhi banyak hal. Pertama, dapat mengganggu kewaspadaan, konsentrasi, penalaran, dan pemecahan masalah. Hal ini membuat belajar menjadi sulit dan tidak efisien. Kedua, siklus tidur pada malam hari berperan dalam “menguatkan” memori dalam pikiran. Jika tidak cukup tidur, maka kemampuan mengingat hal-hal yang dipelajari dan dialami selama seharian akan menurun.

Dalam kasus yang biasa terjadi pada mahasiswa, harus begadang menyiapkan bahan untuk presentasi besok jam 7 pagi. Setelah bahan presentasi diselesaikan, pada saat presentasi, semua ide pikiran lupa untuk dituangkan. Itu karena otak kita sudah lelah dan tidak mampu berpikir lagi. Sehingga menyebabkan konsentrasi menurun.

Masalah kesehatan serius – Gangguan tidur dan kurang tidur tahap kronis dapat membawa Anda pada risiko penyakit jantung, kencing manis, serangan jantung, hipertensi, gagal jantung, sakit kepala (migran/vertigo), detak jantung tidak teratur, gangguan sistem jantung, tekanan darah tinggi, maag, stroke, asma, gangguan sistem pembuluh darah, gangguan kejiwaan, gangguan pembuluh darah otak; dan diabetes.

Walaupun sekarang dampak yang kita rasakan belum tampak yang berbahaya, tapi begadang dalam jangka waktu panjang akan menjadikan produktivitas tubuh menurun. Jika begadang dilakukan selama satu atau dua hari, tubuh masih bisa menoleransi, tapi bila sudah menjadi kebiasaan dampak yang disebutkan di atas akan sangat mudah menyerang Anda. Jadi? Masih ingin rajin begadang?

Sorry, the comment form is closed at this time.