Google

Pencinta Alam Mahasiswa Olahraga Gelar Donor Darah

Written on:March 27, 2013
Comments are closed

IMG_9557

Bandung, UPI

Pencinta Alam Mahasiswa Olahraga (PAMOR) menggelar aksi donor darah di Gedung Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia, lantai dasar mulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 13.00 WIB, Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, Rabu (27/3/2013. Kegiatan bertema, “Donor Darah Bersama PAMOR FPOK UPI Bandung” ini merupakan salah satu program kerja kepengurusan mereka, yang rutin dilaksanakan tiga bulan sekali dalam satu tahun.

Ketua pelaksana Ismi Halimah menuturkan, “Kegiatan ini adalah salah satu rangkaian program kerja kepengurusan PAMOR periode 2012-2013, dimana ini salah satu kegiatan yang berbentuk sosial dan peduli terhadap kemanusiaan”.IMG_1725

Diharapkan dari donor darah ini, selain menarik antusias para mahasiswa dan dosen, mereka pun bisa menyumbangkan setetes darahnya untuk orang yang membutuhkan.

Ken’gy Fitifaldy selaku ketua Dewan Pengurus PAMOR menjelaskan, “Sasaran dari kegiatan ini tidak hanya di lingkungan fakultas FPOK saja, namun mahasiswa dari fakultas lainnya pun hadir dalam mendonorkan darahnya demi kelancaran acara berlangsung. selain acara donor darah, kami juga menampilkan beberapa foto kegiatan ekspedisi yang telah kami lakukan, mulai dari foto-foto kegiatan ekspedisi TRIAS, 14 Puncak gunung, dan foto 7 Puncak nusantara yang sedang berlangsung”. Ujarnya.

“Kali ini, target pendonor hanya 100 orang, dan Alhamdulillah sampai pukul 11.00 WIB, peserta yang mendonor sudah tercatat 82 orang dari semua mahasiswa dan dosen yang ikut berpartisipasi,” katanya.

Donor darah ini, diharapkan bisa menimbulka lagi rasa empati terhadap masyarakat, agar lebih bisa membantu sesama, bahwa sangat begitu berharganya setetes darah yang kita donorkan, kata Ken’gy.IMG_1719

Sementara itu, Chairunisha Karlina, mahasiswi Fakultas FPIS Jurusan IKOM UPI ini mengatakan,  ”Kegiatannya sangat bagus dan seru, selain mendonorkan darah, kita juga bisa lebih mengenal lagi mahasiswa yang ada di lingkungan kampus. Dan kalau bisa, kegiatan yang seperti ini harus dipertahankan tiga bulan sekali, agar setiap orang bisa mengganti darahnya, guna untuk menjaga kesehatannya,” ungkapnya. (Doli Nirwansyah)

Sorry, the comment form is closed at this time.