Google

UPI Membuka Prodi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam

Written on:May 1, 2013
Comments are closed

1Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia membuka Prodi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam (S-1 Non Kependidikan) dan mulai menerima mahasiswa baru tahun akademik 2013/2014, prodi baru ini secara resmi dilaunching oleh Pembantu Rektor UPI Bidang Akademik dan Hubungan Internasional, Prof. H. Furqon, Ph.D., Rabu (1/5)  di Auditorium FPMIPA UPI, Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung. Prodi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam tersebut berada di bawah payung Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (FPEB UPI).

“Kami bangga dengan pembukaan prodi baru ini, karena prodi ini diharapkan akan menjadi salah satu keunggulan sekaligus pembeda fakultas kami dengan fakultas ekonomi di perguruan tinggi lainnya,” kata Dekan FPEB UPI, Dr. Edi Suryadi, M.Si.

Menurut Dekan FPEB, Prodi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam ini dibuka tidak hanya didasarkan pada pemikiran yang pragmatis, melainkan didasarkan pada hasil kajian akademik dan kajian empiris yang sangat serius selama kurun waktu empat tahun kebelakang.

“Dengan dibukanya prodi baru ini dapat menjadi pelopor di dalam mereformasi pendidikan ilmu ekonomi baik di perguruan tinggi maupun di tingkat sekolahan,” ujar Edi Suryadi.2

Keseriusan dari Prodi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam guna menunjang proses pembelajaran, maka secara bersamaan dibuka juga Laboratorium Perbankan Syariah dalam bentuk payment point meskipun masih bersifat off line. Lab ini akan beroperasi secara riil dalam arti transaksi perbankan sesungguhnya.

“Fakultas telah mengambil kebijakan mengenai dosen dan mahasiswa FPEB diwajibkan memiliki rekening di Laboratorium Perbankan Syariah ini, sehingga di lab ini akan terjadi proses pembelajaran yang nyata,” tegas Dr. Edi Suryadi.

Ia berharap, para lulusannya sudah tahu dan mengalami bagaimana sistem dan mekanisme kerja Perbankan Syariah, sehingga ketika bekerja nanti sudah siap pakai.

Sementara itu menurut Prof. H. Furqon,Ph.D., dengan dibukanya program baru ini memiliki prospek yang sangat bagus, demi pembangunan di bidang ekonomi dan keuangan di tanah air.

Ia berkeyakinan kedepannya program ini akan memiliki peminat yang banyak sehingga nantinya menjadi program yang diunggulkan mengingat prodi ekonomi perbankan syariah ini masih jarang, dan UPI sendiri telah siap dengan memiliki pakar-pakar di bidang ilmu ekonomi dan perbankan syariah.

Selain acara launching prodi baru, juga dilaksanakan kuliah umum yang bertemakan “Industri Keuangan Dan Perbankan Islam, Tren Global dan Tantangannya bagi Perguruan Tinggi” yang menghadirkan nara sumber Edy Setiadi sebagai Direktur Direktorat Perbankan Syariah pada Bank Indonesia.

Pada kuliah umum ini dibahas mengenai perbankan syariah dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan, proyeksi dan strategi industri keuangan dan perbankan syariah, baik pada level nasional maupun global, dan informasi mengenai dampak perkembangan industri keuangan dan perbankan syariah tersebut pada penyerapan tenaga kerja terdidik lulusan perguruan tinggi. (Deni)

3

Sorry, the comment form is closed at this time.