MAPACH Cetak Kader Pecinta Alam Akademis

Humas UPI
September29/ 2014
Spread the love

mapach 12

Bandung, UPI

Mahasiswa Pecinta Alam Civics Hukum PKn FPIPS UPI, anggota muda Mahasisiwa Pecinta Alam Civics Hukum (MAPACH) melaksanakan pendidikan lanjutan brigade 29 yang didalamnya bertemakan “Ekonomi Kreatif dan Susur Pantai” yang bertempat di desa Kalapagenep Kec. Cikalong Kab. Tasikmalaya. Yang digelar pada tanggal 11-14 September 2014.

Kegiatan pendidikan dan latihan lanjutan ini didalamnya berisikan susur pantai dan sosiologi pedesaan mengenai ekonomi kreatif dan sosialisasi pentingnya akta tanah, dan ternyata kebanyakan dari warga desa Kalapagenep Kec. Cikalong kab. Tasikmalaya ini memiliki tanah namun tidak di sertifikat atau diaktakan.

Tidak disertifikatkan bukan karena tidak tahu tentang sertitikat tanah, melainkan sulitnya birokrasi yang harus ditempuh dan banyaknya biaya yang harus dibayar. Dalam kepemilikan tanah para warga desa hanya menggunakan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang untuk bukti sebagai pemilik tanah, padahal jika hanya menggunakan SPPT saja kepemilikan tanah tersebut kurang kuat.

Setelah sosialisasi selesai, ekspedisi dilanjutkan dengan susur pantai yang di mulai dari Santolo hingga pantai Tawulan, disana para anggota muda mahasiswa pecinta alam civics hukum melakukan penerapan materi yang telah dipelajari sebelumnya.

mapach 14Menurut ketua adat MAPACH Arif “Sableng” Prasetyo Wibowo mengatakan bahwa “DIKLANJUT (pendidikan dan latihan lanjutan) ini merupakan bagian dari pengkaderan dalam organisasi Mahasiswa Pecinta Alam Civics Hukum yang bertujuan untuk menciptakan kader-kader pecinta alam yang akademis, religius dan mengabdi terhadap masyarakat, bangsa dan negara untuk terciptanya Sosialisme Indonesia. Adapun fokus kegiatan kami (MAPACH) pada kesempatan ini adalah Sosiologi pedesaan di desa Kalapagenep Kec. Cikalong Kab. Tasik.

Dengan diadakanya kegiatan seperti ini diharapkan bisa memberikan manfaat yang baik dan bisa menjadikan pemuda sadar akan pentingnya pengabdian terhadap masyarakat sehingga bisa tericptanya kehidupan bermasyarakat yang terbina secara harmonis dan dinamis. (Apif Rosyidi)