SDN Cijagra 01 Kec.Paseh Kab.Bandung Terbantu Adanya KKN Tematik UPI

Pendidikan menjadi hal yang terpenting untuk mencerdaskan anak bangsa dan memajukan negara. Ketika kondisi saat ini dilanda pandemi COVID-19 menyerang negara-negara di dunia, perubahan adaptasi menjadi hal penting diperhatikan terutama di bidang pendidikan agar tetap dilaksanakan. Di Indonesia sendiri dalam menyesuaikan kondisi saat ini, pemerintah mencanangkan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Bagi warga satuan pendidikan, penting untuk melakukan penyesuian mulai dari pihak sekolah, tenaga pendidik hingga peserta didik. Agar program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) ini dapat terealisasikan dengan baik, penting untuk membangun strategi komunikasi yang didukung oleh semua pihak, termasuk orang tua siswa sebagai guru di rumah.

Berhubungan dengan kondisi pandemi COVID-19 ini juga, Universitas Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi salah satunya pengabdian pada masyarakat. Dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 dengan program wajib di bidang pendidikan. Penulis sebagai peserta, melaksanakan KKN di bidang pendidikan pada jenjang Sekolah Dasar (SD) di SDN Cijagra 01 Kec. Paseh Kab. Bandung melalui media WhatsApp Group.

Pada pelaksanaanya, penulis melakukan pendampingan dengan tenaga pendidik beserta orang tua siswa. Di awali dengan melakukan perizinan kepada pihak sekolah, hingga berkenalan dengan siswa dan orang tua siswa secara komunikasi daring. Penulis dimintai oleh pihak sekolah untuk melakukan penguatan pembelajaran di kelas 6. Sebelum melaksanakan pendampingan, penulis membantu untuk menyusun Rancangan Program Pembelajaran (RPP) dengan materi Tema 3. Tokoh dan Penemuan. Dan selama pembelajaran, dilaksanakan selama 2 jam pada pukul.09.00 -11.00 wib.

Agar siswa tidak merasa jenuh dengan pembelajaran daring, penulis membuat media pembelajaran berbentuk video dengan tujuan utama membangun pola pikir kritis siswa. Pembelajaran berbetuk video,  dinilai dapat membuat siswa-siswi lebih mudah menangkap dan memahami materi pengajaran, karena siswa-siswi lebih tertarik pada tayangan berbagai macam aksi, seperti suara, animasi dan juga teks. Selain siswa dan tenaga pendidik, penulis melaksanakan pendampingan dengan orang tua siswa, dengan membuat WhatsApp Group. Hal ini bertujuan, agar pelaksanaan pembelajaran daring ini dapat berjalan dengan optimal melalui koordinasi orang tua sebagai guru di rumah. Selain penguatan pembelajaran, penulis membuat poster-poster sebagai media edukasi baik untuk siswa dan orang tua dalam menghadapi masa pandemi COVID-19 ini. Seperti tips meningkatkan imunitas tubuh, cara menggunakan masker sesuai anjuran WHO, cara-cara dalam mencegah penularan COVID-19 dan lain sebagainya.

Di masa pandemi ini, komunikasi sangat penting dilakukan antara seorang pendidik, peserta didik hingga orang tua. Dikatakan demikian karena seorang pendidik tidak dapat mengawasi peserta didiknya secara langsung sehingga orang tua sebagai pendidik di rumah. Komunikasi antara seorang pendidik dengan orang tua harus terjalin agar sama-sama dapat memantau perkembangan peserta didik. Pandemi COVID-19 menjadikan komunikasi daring lebih meningkat digunakan dari sebelumnya, dengan memberikan manfaat yaitu tidak terbatas oleh waktu dan dapat dilakukan dimana dengan kekurangannya jaringan internet yang harus stabil. (Putri Liswanti Dewi)