Taman Bacaan CLBK Wadah Edukasi Melalui Kaulinan Tradisional

Tasikmalaya, UPI

Mahasiswa KKN UPI Kampus Tasikmalaya Posko 18 meresmikan taman bacaan CLBK (Cocooan Lami Balukar Kiwari) di Desa Pasirangin Boboko, Bungursari, Tasikmalaya. Kamis, 10 Agustus 2017. Selain peresmian, juga diselenggarakan sosialisasi kepada orang tua tentang pentingnya bermain bagi anak.

Acara peresmian dihadiri oleh Camat Kecamatan Bungursari Yayat Supriat, S.Ip., Kepala Kelurahan Sukajaya Udin, S.Ip., dosen pembimbing KKN Rosarina Giyartini, M.Pd., Ketua RW 09, Ketua Karang Taruna, tokoh agama dan tokoh masyarakat Bungursari.

Peresmian taman CLBK ditandai dengan serah terima yang diwakili oleh dosen kepada Camat Bungursari, serta penandatanganan prasati oleh kedua pihak. Simbolis pengguntingan pita menjadi puncak semarak dari semangat bermain ini, dalam hitungan detik semua permainan yg tersaji ludes oleh anak-anak yg berebut ingin memainkannya.

Berbicara hal yang menyenangkan, tidak hanya untuk anak-anak saja melainkan bagi kalangan remaja, dewasa ,tua muda, semua tak ingin ketinggalan untuk menikmatinya. Tak terkecuali dalam hal kaulinan barudak, apalagi orang tua justru jauh lebih tahu tentang kaulinan barudak. Animo masyarakat dalam hal rekreasi atau hal bersifat hiburan sangat terlihat dalam keseharian.

Kondisi tersebut menginpirasi Mahasiswa KKN UPI Kampus Tasikmalaya Posko 18 untuk melahirkan kembali apa yang menjadi hak anak dalam keseharian, yakni fasilitas bermain yang memadai  dan mendidik, serta ditunjang dengan kondisi wilayah yang belum memiliki fasilitas alat bermain, hal ini akan menarik jika diangkat di wilayah seperti Pasirangin Boboko.

Dengan dibentuknya taman bacaan CLBK ini terbukti membawa animo positif dari warga bungursari, dalam beberapa kesempatan ketika tim KKN posko 18 mengemas kaulinan barudak yang dikemas cantik, kerumunan anak mulai tidak bisa dihitung jari saking banyaknya, dan uniknya para dewasa dari berbagai kalangan umur seolah terbius dan tertarik magnet kaulinan ini. Satu persatu berdatangan dan tidak mau ketinggalan untuk mencoba sambil mengenang masa kanak-kanak mereka.

Berbekal ide kreatif ini, Mahasiswa KKN UPI Kampus Tasikmalaya Posko 18 berharap selain menghibur juga bisa mengedukasi masyarakat khususnya anak-anak melalui kaulinan tradisional.

Kegiatan ini pun ditutup dengan sosialisasi kepada orang tua yang didominasi oleh ibu-ibu yang disampaikan oleh Rosarina Giyartini, M.Pd. (Angga Maulana)