UMY Lakukan Studi Banding ke UPI

198401082019031007
January13/ 2020
Spread the love

Bandung– Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan studi banding ke Universitas Pendidikan Indonesia(UPI) terkait pengembangan  kurikulum. Adapun hal-hal yang dibahas di dalam diskusi ini di antaranya mencakup pengembangan kurikulum, pengembangan pembelajaran dan e-learning.

Studi banding pada Jumat (10/01) ini menghadirkan Kepala Divisi Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan  Dr. Cepi Riyana M.Pd bersama Kepala Divisi Profesi dan Jasa Keprofesian  Dr Asep Suryana M.Pd dan Kepala Divisi Rekrutmen Mahasiswa Baru Dr. Ahmad Mudzakir dengan sebagai pembicara utama. Sedangkan pihak UMY  sendiri, diwakili oleh Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan Endro Dwi Hatmanto, P.hD, Kepala Divisi Kurikulum Yulianto Achmad M.H,Kepala Divisi Pengembangan Pembelajaran, Eko Purwanti P.hD, Kepala Divisi Pendidikan Jarak Jauh Dr. Bambang Riyanta

Studi banding ini awalnya dilatarbelakangi oleh tantangan pendidikan tinggi  menghadapi disrupsi teknologi. Kondisi ini mendorong  tuntutan pengelolaan akademik semakin tinggi.

“Kurikulum terus berubah. Kami ingin belajar dari UPI. Bagaimana menyelaraskan  dengan  kebijakan Ditki. Saat ini UMY juga sedang genjar internasionalisasi sehingga harus berpikir kurikulum berbasis outcome. Kami berharap mendapatkan masukan dari UPI” ujar  Endro

Cepi Riyana berharap forum diskusi dapat sama-sama berbagi. Cepi menambahkan  UPI baru saja mengembangkan kurikulum 2018 yang berbasiskan outcome based.  “Kalau dulu kerjasama hanya sebatas MOU tetapi sekarang dilihat pada keberlanjutan. Termasuk internasionalisasi mahasiswa asing harus kita perhatikan. Yang sangat penting univeristas pada mahasiswa di dalam acreditas yang baru dikawal, daya serap dan kontribusi. Dan ini menjadi inspirasi kami dalam pengembangan kuriklum”

Diskusi ini berlangsung sangat hangat dan terjadi pertukaran pengalaman, UMY mempelajari pengembangan  kurikulum di dalam aktivitas pembelajaran di UPI  dan juga implementasi e-learning dalam pembelajaran.  Di tengah-tengah sesi diskusi,Cepi memberikan sejumlah contoh implementasi pembelajaran e-learning dan proses migrasi kurikulum (TEP)