Bandung, UPI

Sebanyak 144 mahasiswa internasional dari tujuh negara antusias mengikuti Workshop Batik Megamendung yang menjadi kegiatan inti dalam perayaan The 6th FPEB International Day 2025. Edu Heritage Center Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bertindak sebagai motor utama yang memfasilitasi pengalaman budaya mendalam ini.

Acara yang merupakan hasil kerja sama dengan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) UPI ini berlangsung meriah pada Selasa (9/12/2025) di Area Terbuka & Lobi FPEB UPI Kampus Bandung. Kegiatan ini mengangkat tema “Unity in Diversity: Celebrating Global Friendship through Art, Culture, and Food.”

Dekan FPEB UPI, Prof. Ratih Hurriyati, M.P., menyoroti antusiasme peserta. “Pelaksanaan International Day sekarang menjadi lebih bermakna karena diikuti oleh 144 international student yang berasal dari Uzbekistan, Tajikistan, Tiongkok, Togo, Ghana, Tanzania, dan Nigeria,” ujarnya.

Sebagai pusat yang berkomitmen pada pelestarian budaya, Edu Heritage Center menempatkan Workshop Batik Megamendung sebagai agenda utama, memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa asing untuk mengenal pola ikonik khas Cirebon.

Kegiatan membatik ini merupakan hasil sinergi antara Edu Heritage Center, FPEB, dan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD). Dukungan teknis membatik juga diperkuat oleh kontribusi dari SMKN 14 Bandung, Program Studi Pendidikan Tata Busana, dan Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang turut mendampingi proses teknis, desain, hingga praktik membatik para mahasiswa internasional.

Founder Edu Heritage Center, Prof. Dr. Isma Widiaty, S.Pd., M.Pd., yang didukung oleh Co-Founder Dr. Suciati, S.Pd., M.Ds., menjelaskan bahwa pusat yang mereka dirikan telah menjadi rumah riset dan kreativitas batik selama lebih dari satu dekade.

“Workshop membatik bagi mahasiswa asing ini sudah kami selenggarakan untuk keempat kalinya. Antusiasme mereka selalu tinggi, dan ini menunjukkan daya tarik kuat budaya batik sebagai jendela untuk mengenal Indonesia,” jelas Prof. Isma.

Produk-produk hasil riset dan kreativitas dari Edu Heritage Center—mulai dari batik, ikat kepala khas Sunda, obi belt, tumbler, hingga kaos—dikembangkan sebagai suvenir khas UPI sekaligus menjadi bagian dari inkubasi bisnis yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan alumni.

Selain workshop batik, perayaan The 6th FPEB International Day 2025 turut dimeriahkan dengan Permainan dan Kompetisi Tradisional, Pertunjukan Budaya dan Festival Kuliner Internasional.

Melalui peran sentralnya dalam kegiatan ini, Edu Heritage Center meneguhkan posisinya sebagai penggerak utama pelestarian budaya Jawa Barat dan sebagai jembatan yang mempererat hubungan Indonesia dengan komunitas global melalui seni dan kreativitas. (DN)