
Jakarta, 7 Juli 2025
Sebanyak 643 siswa SD dari 38 provinsi di Indonesia resmi mengikuti Coaching Clinic UKS Final Champions 2025, setelah berhasil lolos dari seleksi ketat yang diikuti oleh lebih dari 3.000 peserta. Kegiatan ini digelar secara daring sebagai rangkaian utama dari program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Final Champions 2025, dengan misi membentuk generasi muda sebagai agen perubahan menuju sekolah sehat dan berdaya saing.
Acara dibuka oleh Pembina UKS Final Champions Nasional, dr. Alif Noeriyanto Rahman, Sp.OT., FIPM., FIPP., CIPS., C-PSH., AIFO-K, COMSK, bersama Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A.
Dalam sambutannya, dr. Alif menyampaikan bahwa UKS adalah gerakan kolektif lintas sektor—bukan hanya program sekolah—dan para peserta merupakan “tokoh kecil penggerak perubahan” yang akan membawa semangat hidup sehat di lingkungan masing-masing. “Kesehatan fisik, pikiran, hati, dan pergaulan adalah fondasi kebahagiaan. Anak-anak harus menjadi pemimpin dengan memberi contoh, bukan hanya memerintah,” tegasnya.
Rektor UPI Prof. Didi Sukyadi menambahkan, “Kesehatan bukan sekadar pelengkap pendidikan, melainkan pondasi utama tumbuh kembang anak. Saya bangga melihat semangat para finalis UKS dari seluruh Nusantara.”

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00–11.20 WIB ini mencakup sejumlah sesi penting, antara lain:
- UKS & Tiga Pilar Sehat di Sekolah oleh Minhajul Ngabidin, S.Pd., M.Si.
- Sehat Itu Bahagia oleh dr. Alif N. Rahman – menekankan keseimbangan fisik, mental, dan sosial sebagai kunci kebahagiaan anak.
- Peran UKS dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional – membahas integrasi peran siswa dalam program strategis nasional.
Acara diakhiri dengan refleksi dan komitmen peserta, serta penutupan oleh panitia nasional.
Para peserta dan guru pendamping menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang dibawakan. Salah satu guru dari SDN 85 Centre Bontolebang, Takalar, Sulawesi Selatan, menyebut sesi ini sangat inspiratif. Peserta dari UPT SDN 107 Kunjung mencatat bahwa “partisipasi lebih penting dari popularitas” — menandai semangat aktif dan kolaboratif yang dibangun melalui kegiatan ini.
Dukungan kegiatan datang dari berbagai pihak, termasuk:
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
- Universitas Pendidikan Indonesia
- Klinik Artikular
- Surya Citra Media (SCM)
- United Tractors
- PT Semen Indonesia (Persero)
Kegiatan ini secara langsung mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:
- SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being)
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)

Melalui edukasi kesehatan, penguatan karakter, dan pelatihan kepemimpinan sejak dini, Coaching Clinic UKS Final Champions menanamkan nilai-nilai hidup sehat, empati sosial, serta semangat kepemimpinan positif. Para siswa dibekali untuk menjadi agen perubahan di sekolah—membangun budaya sehat yang berkelanjutan dan inklusif.
“Jangan remehkan tindakan kecil,” pesan dr. Alif menutup sesi. “Senyum ramah, ajakan cuci tangan, hingga saran bekal sehat bisa membawa perubahan besar. Kalian sedang menanam benih masa depan Indonesia yang lebih sehat.”
Dengan semangat UKS Final Champions 2025, para peserta diharapkan kembali ke sekolah masing-masing membawa misi besar: mewujudkan sekolah sehat sebagai kontribusi nyata terhadap bangsa dan dunia. (kontributor)

