
Subang, UPI
“Widya Castrena Dharma Siddha; Penyempurnaan Pengabdian dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan” merupakan semboyan yang disematkan pada Resimen Mahasiswa Indonesia. Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Menwa UPI memberikan sesi pematerian tentang Bela Negara pada kegiatan-kegiatan kaderisasi mahasiswa baru.
William Ishaq Juarsyah Gusti Nugroho selaku anggota Menwa UPI yang memberikan pematerian ini telah menitikkan pengabdiannya untuk mahasiswa baru. Pada rangkaian kegiatan kaderisasi mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh himpunan-himpunan, ia berkesempatan untuk menjadi pemateri dan memberikan wawasan serta pemahaman mengenai Bela Negara pada lingkup mahasiswa baru.

Pada kesempatan yang terbaru, William memberikan pematerian ini dalam acara LAFORDUTERE 2024 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Perancis di Curug Sadim, Subang pada tanggal 19 Oktober 2024. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa materi ini akan sangat berperan bagi mahasiswa baru terkhusus pada prodi yang mempelajari budaya asing guna memperkokoh pendirian sebagai Warga Negara Indonesia.

Pada kesempatan yang terdahulu, William juga turut memberikan materi tersebut dalam acara Superbeing Dynamic yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa dari Program Studi Teknologi Pendidikan di Selasar lantai 9 Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan UPI pada tanggal 5 Oktober 2024. Ia menuturkan bahwa mahasiswa memiliki peran sentral dalam membangun masyarakat yang lebih sadar akan jati dirinya sebagai sebuah bangsa, yang diharuskan mencintai dan membela hal-hal yang ada dalam wilayahnya.
Selain karena permintaan untuk menjadi pemateri, ia juga didorong oleh motivasi yang ia miliki yaitu Semangat Pengabdian Sepanjang Hayat. Latar belakang dalam pematerian ini, alasan pendukungnya adalah faktor demografi yang tertuang dalam Indeks Bela Negara (IBN) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan tahun 2022 yang menyebutkan bahwa IBN Kota Bandung menurun dari tahun sebelumnya terutama pada kalangan mahasiswa. Dengan demikian, ia bertujuan untuk dapat mendobrak IBN di kalangan mahasiswa untuk tumbuh naik di atas rata-rata bahkan mencapai range baik.
William berharap dengan usaha pengabdiannya ini dapat memberikan wawasan dan pemahaman mengenai bentuk Bela Negara meliputi; menumbuhkan rasa cinta pada tanah air Indonesia, membangun kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila, dan rasa rela berkorban untuk negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara sebagai mahasiswa dalam lingkup paling kecil hingga paling besar. Juga tujuan inti pematerian dalam kaderisasi, yaitu membentuk kader yang berkarakter guna menghadapi tantangan kepemimpinan di masa depan untuk menciptakan pemimpin yang ideal. (William Gusti)

