
Bandung, UPI
Riani Anggraeni, mahasiswa tingkat pertama Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Pidato Bahasa Jepang ke-9 yang diselenggarakan oleh PERSADA (Perhimpunan Alumni dari Jepang), Universitas Darma Persada, bekerja sama dengan Fukuyama Transporting Co., Komaru Kotsu Foundation, dan Fukuyama City University.

Dilansir dari Jakarta Shimbun, kompetisi yang digelar di Universitas Darma Persada, Jakarta Timur, ini diikuti oleh 69 peserta dari 11 universitas di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, lima finalis dari Universitas Darma Persada, Universitas Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sumatra Utara, dan Universitas Hasanuddin berhasil terpilih untuk tampil di hadapan sekitar 160 tamu undangan.
Masih dalam surat kabar Jakarta Shimbun, dikatakan bahwa Riani memenangkan hati para juri dengan pidatonya yang berjudul “Alasan Mengapa Orang Indonesia Jarang Berjalan Kaki”. Dalam pidatonya, ia membahas fenomena minimnya kebiasaan berjalan kaki di Indonesia, yang dipengaruhi oleh pesatnya perkembangan layanan ojek online serta buruknya kondisi infrastruktur pejalan kaki, seperti jalan yang berlubang dan tidak terawat. Riani mengajak masyarakat untuk lebih banyak berjalan kaki demi kesehatan dan penghematan, sekaligus menyerukan pemerintah untuk memperbaiki fasilitas jalan bagi pejalan kaki. (https://www.jakartashimbun.com/free/detail/68287.html)
Keberhasilan Riani tidak lepas dari bimbingan intensif dosen Prodi Pendidikan Bahasa Jepang UPI, Dewi Kusrini, M.Pd., M.A. Ibu Dewi sebagai Penanggung Jawab dari UPI, bersama Ibu Novia Hayati M.Ed.Ph.D menyeleksi puluhan naskah pidato mahasiswa di Prodi yang masuk untuk memilih 1 naskah terbaik yang akan dikirim ke Fukuyama City University di bulan September 2024 lalu. Hasilnya, Riani terpilih mewakili UPI dan terpilih pula untuk tampil di Jakarta. Ibu Dewi yang mendampingi Riani dalam merevisi naskah pidato, memberi masukan agar dapat tampil berpidato secara maksimal dan menjawab pertanyaan juri dengan bahasa Jepang yang baik dan logis sehingga jawaban Riani dapat diterima oleh para juri.
Sebagai pemenang, Riani berhak mendapatkan hadiah utama berupa iPad Air 128 GB dan kesempatan untuk mengikuti program pelatihan budaya Jepang di Fukuyama City University, Jepang, pada Mei mendatang. Fukuyama, yang dikenal sebagai “Kota Mawar,” juga menjadi tuan rumah konferensi internasional bunga mawar setiap tahunnya.
Prestasi Riani di tingkat nasional ini juga membuka jalan baginya untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi pidato internasional yang akan diselenggarakan oleh Komaru Kotsu Foundation di Jepang tahun depan.
Lomba Pidato Bahasa Jepang ini menjadi bukti komitmen UPI dan Prodi Pendidikan Bahasa Jepang dalam mencetak generasi unggul yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

