
Bandung, UPI
Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat resmi menjalin kerja sama dengan Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas (DIPUU) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam rangka seleksi tenaga fasilitator lapangan (TFL) dan koordinator fasilitator (Korfas) untuk proyek Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan pada Jumat (07/03) di Gedung CoE UPI Lt. 5 ruang rapat utama DIPUU, Kampus UPI Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Kepala Disperkim Jabar, Dr. Indra Maha, M.T., menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk memastikan tenaga fasilitator dan koordinator yang terlibat dalam proyek Rutilahu memiliki kompetensi yang sesuai serta mampu mendukung kelancaran program perbaikan rumah tidak layak huni bagi masyarakat Jawa Barat. “Disperkim Jabar bakal melanjutkan program perbaikan Rutilahu di 2025. Rencananya bakal menyentuh sekitar 1.270 titik. Oleh karena itu, kami memerlukan TFL dan Korfas untuk untuk mengawasi proyek tersebut. Kami menggandeng DIPUU UPI karena memiliki pengalaman dan keahlian dalam bidang perencanaan serta pengelolaan proyek pembangunan. Dengan adanya seleksi yang ketat, kami berharap tenaga fasilitator yang terpilih dapat bekerja secara profesional dan memberikan kontribusi maksimal dalam proyek ini,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur DIPUU UPI, Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si., mengungkapkan bahwa pihaknya siap untuk menjalankan proses seleksi secara transparan dan objektif. “Kami akan melakukan seleksi berdasarkan kriteria yang telah disepakati bersama agar mendapatkan tenaga yang memiliki kompetensi dan komitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya di lapangan,” ungkapnya.
Program Rutilahu merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui kerja sama ini, diharapkan program tersebut dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Dengan adanya perjanjian kerja sama ini, Disperkim Jabar dan DIPUU UPI berkomitmen untuk bekerja sama dalam pelaksanaan seleksi yang profesional dan transparan demi suksesnya proyek Rutilahu di Jawa Barat.

Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jabar Dr. Indra Maha, M.T. berserta jajarannya; Direktur DIPUU UPI, Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si. beserta para Kepala Divisi dan Kepala Seksi; Wakil Dekan FPTI UPI, Prof. Dr. Dedi Rohendi; Perwakilan dari BPPU UPI; dan Ketua Pusat Unggulan MEB, Dr. Eng. Beta Paramita, M.T. beserta tim sebagai penanggung jawab program.





