
Bandung, UPI
Dalam rangka memastikan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025 berjalan lancar dan bebas dari kecurangan, Resimen Mahasiswa Batalyon XI UPI/RP melakukan pengamanan ketat di berbagai titik lokasi ujian Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). UTBK tersebut dilaksanakan selama 10 Hari dengan 17 Sesi dari Rabu (23/4/2025) hingga Sabtu (3/5/2025).
Pengamanan dimulai sejak pagi hari sebelum peserta memasuki ruang ujian. Seluruh peserta diwajibkan melalui proses pemeriksaan menyeluruh, termasuk pemeriksaan barang bawaan dan perangkat elektronik. Menwa YON XI bekerja sama dengan panitia pelaksana UTBK dan pihak keamanan kampus untuk memastikan setiap peserta hanya membawa perlengkapan yang diizinkan.
Komandan Menwa YON XI UPI/RP Wildan Arif Purnama menyatakan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk menjaga integritas UTBK. Ditegaskannya,”Kami berkomitmen untuk menciptakan suasana ujian yang jujur dan adil. Pemeriksaan yang kami lakukan bersifat preventif, bukan represif. Kami ingin memastikan tidak ada peserta yang mencoba menggunakan cara curang dalam mengikuti ujian.

Selain pemeriksaan fisik, petugas juga memberikan edukasi kepada peserta mengenai konsekuensi hukum dan akademik jika terbukti melakukan kecurangan. Pengawasan terus berlanjut selama ujian berlangsung, dengan petugas Menwa disiagakan di luar dan di sekitar ruangan ujian. Dengan pengawasan ketat dari Menwa YON XI UPI/RP dan pihak pengawas serta keamanan kampus, diharapkan UTBK tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan bebas dari kecurangan.
Harapannya, UTBK SNBT 2025 di UPI, Bandung, Jawa Barat, menjadi gerbang awal bagi para calon mahasiswa untuk meraih impian mereka di perguruan tinggi. Diharapkan, proses seleksi ini dapat menjaring putra-putri terbaik bangsa yang siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. (Idan, Laras)





