Bandung, UPI

Program Studi Magister Pariwisata dan Directorate International Affairs (DIA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Jakarta, menggelar acara bertajuk “Dialog Peningkatan Hubungan Antar Negara Mahasiswa Indonesia dan Kazakhstan”. Kegiatan ini diselenggarakan di Lantai 6 Gedung Sekolah Pascasarjana UPI sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring internasional dan pemahaman lintas budaya antar generasi muda. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Pariwisata (S2), FPIPS, dan FPEB di linkungan UPI dalam dialog dengan Mahasiswa UNPVJ yang membawa Mahasiswa Internasional dari Kazakhstan, Rabu (7/5/2025).

Acara dibuka oleh Dr. Gitasiswara, perwakilan dari Program Studi Magister Pariwisata, yang menyambut hangat kehadiran 5 mahasiswa Kazakhstan—Aruzhan Kobeikyzy, Saltanat Kumekbay, Yeldos Nurzhanovich Orazaly, Assel Talgatkyzy Amantay, dan Balzhan Ashkatyzy Barlybek—serta 22 mahasiswa pendamping dari UPN Veteran Jakarta. Dalam sambutannya, Dr. Gitasiswara memaparkan kekuatan akademik Program Studi Magister Pariwisata UPI yang mencakup berbagai kepakaran seperti regenerative tourism, tourism education, consumer behavior and tourism experience, teknologi dan AI dalam pariwisata, gastronomi, hingga manajemen krisis dan kewirausahaan.

Selanjutnya, Dr. Fitri Rahmafitria, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), memperkenalkan berbagai program studi di FPIPS, baik kependidikan maupun non-kependidikan. Ia menekankan bahwa UPI telah menjadi rumah bagi mahasiswa internasional dari berbagai negara dan siap menjalin kerja sama lebih erat, termasuk dalam bentuk pertukaran pelajar dan kolaborasi akademik dengan institusi dari Kazakhstan.

Dari pihak UPN Veteran Jakarta, Dr. Bambang Susanto, MA, selaku Direktur Kantor Urusan Internasional dan pendamping tim mahasiswa Kazakhstan, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari UPI. Ia menegaskan pentingnya kunjungan ini sebagai momentum pembelajaran mengenai praktik internasionalisasi perguruan tinggi yang telah dijalankan oleh UPI serta memperkuat kerja sama strategis ke depan.

Sesi utama dilanjutkan dengan presentasi mahasiswa Kazakhstan mengenai profil negara. Mahasiswa memperkenalkan Kazakhstan sebagai negara trans-benua dengan kekayaan sejarah, sumber daya alam yang melimpah, serta kemajuan ekonomi yang terus berkembang. Para peserta juga diajak mengenal sejarah Kazakhstan, struktur geografis, hingga sistem pendidikan tinggi mereka.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan mahasiswa UPI mempresentasikan profil UPI sebagai universitas terkemuka di bidang pendidikan. Berdiri sejak 1954, UPI kini memiliki 10 fakultas dan 164 program studi. Dalam pemeringkatan QS WUR by Subject 2023, UPI menempati posisi No. 1 di Indonesia untuk kategori Pendidikan, serta berada pada posisi 201–250 dunia dan peringkat 33 di Asia.

Dalam sesi diskusi ditutup oleh Direktur, Direktorat Urusan Internasional UPI, Dr. rer. nat. Nandi, MT., M.Sc. Dalam acara ini dilangsungkan juga sesi penyerahan cenderamata dan foto bersama sebagai simbol persahabatan dan penguatan hubungan bilateral antarmahasiswa Indonesia dan Kazakhstan.

(Kontributor: Dr. Dewi Turgarini – Dosen Program Magister Pariwisata SPS UPI)