Bandung UPI

Dalam rangkaian acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 yang digelar oleh Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), turut dilangsungkan momen istimewa berupa pelepasan resmi mahasiswa Program Studi Pendidikan Khusus (PKh) yang mengikuti program Magang Mandiri Penguatan Terkhususan (PM2PK) di Jepang (2/5).

Program magang internasional ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara UPI dan Total Approach Support Union for Challenged (TASUC) Corporation, sebuah lembaga yang bergerak di bidang layanan untuk anak berkebutuhan khusus di Jepang. Program ini menjadi wujud konkret dari upaya internasionalisasi kurikulum dan penguatan kompetensi profesional mahasiswa dalam bidang layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Sebanyak enam mahasiswa yang terdiri dari empat perempuan dan dua laki-laki, mengikuti tahap pertama program magang ini yang akan berlangsung selama enam bulan di berbagai pusat layanan TASUC Corp di Jepang. Mereka telah mengikuti serangkaian pembekalan intensif, termasuk penguasaan modul-modul layanan khas TASUC, sebagai bagian dari persiapan profesional.

Kepala Prodi PKh, Dr. dr. Riksma Nurahmi Rinalti Akhlan, M.Pd., menambahkan bahwa program ini tidak hanya memberikan kesempatan magang, tetapi juga membuka akses lapangan kerja bagi alumni PKh di Jepang, yang direncanakan dimulai sejak akhir tahun 2024.

Pelepasan ini menandai langkah awal dari empat tahap program magang internasional yang diharapkan dapat memperluas wawasan, keterampilan, dan jejaring global mahasiswa PKh UPI, serta memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan pendidikan yang inklusif dan adaptif. (CS)