Bandung, 27 Mei 2025 – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Seminar Idul Adha bertajuk “semangat berbagi dan upaya dalam mengokohkan tali persaudaraan melalui ibadah berkurban (idul adha).”, yang berlangsung pada Selasa, 27 Mei 2025 pukul 08.00–11.00 WIB di Aula Masjid Al-Furqan UPI. Kegiatan ini diketuai oleh Prof. Isah Cahyani, M.Pd. dan dihadiri oleh sivitas akademika UPI serta masyarakat umum.

Seminar resmi dibuka oleh Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Pendidikan, Dr. Suryadi, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di lingkungan kampus.

Sebagai pembicara pertama, Ardiansyah Ashri Husein, Lc., M.A., pakar syariah sekaligus pengurus MUI Kota Bandung menyampaikan materi bertema ”Bukan Daging dan Darahnya, Tapi tentang Ketaqwaan” yang mengupas secara mendalam makna spiritual ibadah kurban. Ia menekankan bahwa esensi kurban bukan pada daging dan darahnya, melainkan ketaqwaan. Ardiansyah juga memaparkan hikmah kurban sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah, pengamalan sunnah para nabi dan Rasulullah, serta amalan paling utama di hari Nahar. “Setiap tetesan darah dan helai bulu dari hewan kurban akan menjadi saksi kebaikan dan mendatangkan pahala di akhirat,” ungkapnya mengutip HR. Ahmad dan Ibnu Majah. Lebih jauh, ia menekankan pentingnya empati dan solidaritas umat dalam momen Idul Adha.

Pembicara kedua, Ustadz Yogi Achmad Fajar, S.S., Direktur Dompet Dhuafa Jawa Barat, menyampaikan materi bertema “Optimalisasi Pemberdayaan Kurban Dompet Dhuafa”. Ia membagikan pengalamannya sebagai relawan di berbagai pelosok Indonesia hingga luar negeri. Dalam paparannya, Yogi menjelaskan sejumlah program pemberdayaan Dompet Dhuafa, seperti program beasiswa di bidang pendidikan, serta program Tebar Hewan Kurban yang menjadi solusi atas ketimpangan distribusi kurban di Indonesia. “Pada tahun 2024, potensi ekonomi kurban di Indonesia mencapai Rp24,2 triliun, namun distribusinya belum merata. Kami menggandeng peternak terpercaya untuk menyediakan hewan kurban sehat dengan harga kompetitif, sehingga dapat menjangkau daerah 3T, bahkan wilayah konflik seperti Gaza,” tutur Yogi.

Selain sesi diskusi yang penuh makna, seminar ini juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Poliklinik UPI, Puskesmas Ledeng, dan Klinik Mutiara Kadipaten. Layanan ini disediakan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan fisik peserta, selaras dengan semangat kepedulian sosial yang diusung dalam momen Idul Adha.

Acara berlangsung dengan khidmat dan hangat, dipandu oleh moderator Dr. Cucu Surahman, M.A.. Selain sesi diskusi yang inspiratif, suasana seminar juga dimeriahkan dengan penampilan musikalisasi puisi oleh Panji Sakti, yang menambah kekhusyukan dan keindahan acara.

Seminar ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan makna kurban sebagai bentuk ketundukan kepada Allah sekaligus upaya kolektif dalam membangun keadilan sosial melalui semangat berbagi dan pemberdayaan.