
Pada hari Sabtu, 24 Mei 2025 Prodi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Program PkM yang diketuai oleh Prof. Dr. H. Jajat S Ardiwinata, dengan anggota Prof. Dr. Oong Komar, M.Pd., Dr. Cucu Sukmana, M.Pd., Sodikin, S.S., M.Ed., Ph.D., dan M. Hadi Ali Mutamam, M.Pd., serta dibantu oleh tim mahasiswa melaksanakan pelatihan dengan tema “Pelatihan Model CEFE Berbasis Partisipatif dan Kolaboratif dalam Mendukung Keberlanjutan Usaha Pelaku UMKM di Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat”.
Pelatihan ini ditujukan untuk para pelaku usaha UMKM yang terhimpun dalam Komunitas Cimahi Kreatif Ekonomi Produktif (cikepo), dan kegiatan kali ini diselenggarakan di PKBM Bina Mandiri Cipageran. Adapun peserta yang hadir dalam pelatihan ini berjumlah 20 orang. Kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi dan partisipasi aktif dari para pelaku UMKM pada komunitas mereka.

Kegiatan Pelatihan yang dipandu oleh Yuni Sri Puspita Dewi sebagai master of ceremony diawali dengan sambutan dari ketua PKBM Bina Mandiri Cipageran, Ibu Devi Damayanti, M. Pd, kemudian dilanjutkan oleh Prof. Dr. H. Jajat S Ardiwinata, M. Pd selaku Guru Besar Program Studi Pendidikan Masyarakat.

Pada Sesi pertama yaitu penyampaian materi dengan tema “Membangun Kolaborasi dan Partisipasi Pelaku Usaha dalam Mendukung Keberlanjutan Wirausaha” yang disampaikan oleh Dr. Cucu Sukmana, M.Pd. Pemateri memberikan wawasan yang luas dan mendalam mengenai model-model kolaborasi dalam wirausaha dan bagaimana tahapan-tahapan dalam membangun kolaborasi tersebut. Selain itu, disampaikan juga dalam berwirausaha pentingnya untuk memperhatikan bahwa kolaborasi dan partisipasi aktif merupakan kunci keberhasilan. Pada sesi ini, dilakukan juga tanya jawab. Setelah sesi pertama selesai, dilakukan ice breaking untuk mencairkan suasana, juga agar para peserta pelatihan tidak merasa jenuh dan bosan.

Pada sesi kedua yaitu workshop, para peserta pelatihan dibagi menjadi dua kelompok yang terdiri dari masing-masing 10 orang. Pada sesi yang dipandu oleh Sodikin, S.S., M.Ed., Ph.D dan M. Hadi Ali Mutamam, M.Pd, serta dibantu oleh tim mahasiswa, Muthia Nur AzZahra dan Nadhifa Jihan Luthfyah ini dirancang dengan suasana yang interaktif dan partisipatif. Selain diperlihatkan penayangan video inspiratif terkait kolaborasi dan partisipasi aktif, peserta diajak untuk berbagi pengalaman, bertukar pikiran, dan mendiskusikan tantangan yang mereka hadapi dalam berwirausaha. Adapun berbagai tantangan yang terangkum yaitu terkait kesulitan dalam manajemen keuangan, ketersediaan bahan baku, pemasaran produk, desain kemasan, permasalahan dengan mitra, dll.

Pada sesi ini, Sodikin menekankan bahwa partisipasi aktif dalam komunitas merupakan hal penting. Karena selain berinteraksi, kita dapat bertukar pengalaman, juga saling membelajarkan terkait permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi untuk mencari pemecahannya, kemudian M. Hadi Ali Mutamam menyatakan terkait pentingnya mengetahui keunggulan dari produk sendiri, baik dari kualitas rasa dan desain kemasannya. Selain itu, untuk tidak membandingkan dengan produk lain, akan tetapi lebih fokus pada keunggulan produk sendiri agar dapat terus berimprovisasi.

Pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih empat jam ini memberikan pengetahuan yang sangat berharga bagi para pelaku usaha UMKM di Kota Cimahi. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para pelaku usaha UMKM dapat meningkatkan kompetensi, produktivitas dan kualitas produknya, pemahaman manajemen, dan pengembangan jaringan dan relasi. Kemudian sesi terakhir ditutup dengan photo bersama yang diabadikan oleh Abdur Rafi dari tim mahasiswa.

