Bandung, UPI

Dalam Sidang Pleno Terbuka Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang diselenggarakan pada tanggal 4 Juni 2025, Rektor UPI, Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., MA., menyampaikan laporan kinerja yang mencakup berbagai aspek penting selama periode kepemimpinannya dari tahun 2020 hingga 2025. Paparan ini menjadi sorotan utama acara, di mana rektor menjelaskan pencapaian dan tantangan yang dihadapi oleh UPI selama lima tahun terakhir.

Prof. M. Solehuddin memulai paparannya dengan mengucapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk memimpin UPI. Ia menekankan bahwa laporan yang disampaikan bukan hanya merupakan tanggung jawab pribadi, tetapi juga merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas UPI. Rektor menjelaskan bahwa laporan kinerja tahunan ini merefleksikan komitmen UPI dalam mencapai target-target kinerja yang telah ditetapkan, serta upaya maksimal dalam meningkatkan mutu, citra, dan akuntabilitas kelembagaan.

“Laporan tahunan ini merefleksikan komitmen kita semua, komitmen UPI dalam mencapai target-target kinerja yang telah ditetapkan. Dan ini sekaligus juga merupakan perwujudan dari usaha maksimal kita dalam meningkatkan mutu, citra, dan akuntabilitas kelembagaan,” ujarnya.

Salah satu poin penting yang disampaikan oleh rektor adalah terkait dengan Rencana Strategis (Renstra) UPI periode 2021-2025. Renstra ini menjadi pedoman utama dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan di UPI. Rektor menjelaskan bahwa Renstra UPI terdiri dari enam kebijakan utama, 14 program, dan 49 indikator kinerja. Kebijakan tersebut mencakup bidang pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, pembinaan kemahasiswaan, pengembangan sumber daya manusia, dan tata kelola universitas.

Dalam paparannya, Prof. M. Solehuddin juga menyoroti beberapa pencapaian signifikan yang telah diraih oleh UPI. Di bidang pendidikan, UPI berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan kepada mahasiswa. Di bidang riset, jumlah publikasi ilmiah dan luaran penelitian mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Selain itu, UPI juga berhasil memperoleh berbagai penghargaan dan pengakuan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Namun, rektor juga mengakui bahwa masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satu tantangan utama adalah terkait dengan peringkat UPI di tingkat internasional, seperti peringkat QS World University Rankings. Meskipun telah mengalami peningkatan, peringkat UPI masih perlu ditingkatkan lebih lanjut untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Rektor juga menyoroti pentingnya pengembangan infrastruktur dan fasilitas kampus untuk mendukung kegiatan akademik dan non-akademik.

“Kita telah mencapai banyak kemajuan, termasuk peningkatan dalam peringkat internasional, peningkatan jumlah publikasi ilmiah, dan pengembangan infrastruktur kampus. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan anggaran dan kebutuhan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset,” jelasnya.

Prof. M. Solehuddin menutup paparannya dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pencapaian kinerja UPI. Ia juga mengajak seluruh sivitas UPI untuk terus bekerja sama dan berkomitmen dalam menjadikan UPI sebagai universitas yang unggul dan berdaya saing global. (CS)