Bandung, Juni 2025 – Ajang bergengsi Duta Bahasa Jawa Barat 2025 yang dibuka sejak awal bulam Mei yang lalu telah memasuki babak Final. Ajang yang digelar sejak 2006 oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini telah menjadi wadah generasi muda dalam mengembangkan dan mempromosikan kebhinekaan bahasa serta menumbuhkan sikap positif terhadap bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing sebagai pilar Trigatra Bangun Bahasa. Tahun ini, tema besar yang diusung adalah “Dinamika Bahasa dan Sastra dalam Perkembangan Ilmu dan Teknologi,” untuk meningkatkan peran aktif pemuda-pemudi Jawa Barat untuk dalam menghadirkan solusi kebahasaan di era globalisasi.

Pada proses seleksi ajang Duta Bahasa Jawa Barat 2025, peserta harus menunjukkan Kemahiran yang tinggi dalam Bahasa Indonesia, Bahasa daerah dan Bahasa asing yang dipilih. Penilaian dari juri independen mencakup penilaian esai kebahasaan, tes kemampuan Bahasa Inggris, penulisan esay dalam tiga Bahasa (Indonesia, daerah, asing), wawancara krida dan psikotes, Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI), unjuk bakat seni dan budaya, dan uji kemampuan public speaking. Tentu saja diperlukan komitmen yang kuat untuk dapat melampaui tahapan-tahapan pada ajang bergengsi ini. 

Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia setiap tahun aktif berpartisipasi dalam ajang Duta Bahasa Jawa Barat. Pada tahun 2025 ini, lima (5) mahasiswa FPBS berhasil memasuki babak Final yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu, tanggal 21 Juni 2025. Mahasiswa FPBS tersebut berasal dari berbagai program studi: Icha Nur Octavianissa (Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia), Lisan Shidqi Zul Fahmi dan Nazwa Alaida Maharani (Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda), Faiz Nasyith Hakim dan Triya Fadhilah Dhianty Putri (Program Studi Pendidikan Bahasa Arab). Kelima mahasiswa FPBS UPI tersebut berhasil memasuki babak Final dan telah menggugurkan ratusan kandidat lain dengan performa yang sangat baik. 

Bagi mahasiswa, menjadi Duta Bahasa Jawa Barat memberikan banyak manfaat di antaranya meningkatkan kapasitas berbahasa dan berkomunikasi, mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kreativitas, dan kerja tim, berkontribusi langsung dalam program pelestarian bahasa dan sastra dan membangun jejaring dengan tokoh muda, akademisi, dan pegiat budaya. Selain itu mereka juga dapat berkontribusi langsung dalam program pelestarian bahasa dan sastra dan menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda lainnya. Diharapkan putra-putri terbaik dari FPBS UPI ini akan terpilih menjadi Duta Bahasa Jawa Barat menuju Duta Bahasa Nasional dengan dukungan penuh dari UPI sebagai tempat para Duta Bahasa Jawa Barat belajar saat ini.