Bandung, UPI

Dalam rangka memperkuat mutu penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru (PPG), Program Studi PPG Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPS UPI) dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi resmi menjalin kerja sama strategis. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua institusi di SPs UPI Bandung pada Jumat (11/7/2025).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Sekolah Pascasarjana UPI Prof. Dr. A. Juntika Nurikhsan, M.Pd., dan Dekan FTIK UIN Bukittinggi, Dr. Junaidi, S.Ag., M.Pd, yang disaksikan oleh Ir. Ar. Ilhamdaniah, Ph.D., ketua program studi PPG Prof.Dr. Asep Hermawan, SE., M.Sc., selaku para pimpinan program PPG dari kedua institusi serta para dosen.

Dalam sambutannya, Dekan FTIK UIN Bukittinggi menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak UPI dan menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan pendidikan guru masa kini.

“Kami percaya bahwa UPI sebagai institusi yang telah lama menjadi rujukan nasional dalam pendidikan guru, dapat menjadi mitra strategis bagi UIN Bukittinggi dalam membangun sistem PPG yang berkualitas, adaptif, dan berbasis keunggulan lokal dan nasional,” ujar Dr. Junaidi.

Sementara itu, pihak Sekolah Pascasarjana UPI menyambut baik kemitraan ini sebagai bagian dari misi UPI untuk memperluas jejaring akademik dan mendukung penguatan institusi pendidikan Islam di Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan wujud nyata dari sinergi antarlembaga untuk memperkuat profesionalisme guru dan meningkatkan layanan pendidikan nasional. Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan produktif,” ungkap Direktur SPs UPI.

Kegiatan penandatanganan MoU ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Benchmarking dan Scientific Meeting yang diikuti oleh jajaran pimpinan, ketua dan sekretaris PPG, serta tim administrasi dan keuangan baik dari FTIK UIN maupun PPG SPs UPI. (Hany H).