Garut, 10 Juli 2025

Program Studi Teknologi Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum, Universitas Pendidikan Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan ini diketuai oleh Ibu R. Nadia Hanoum S.Pd. M.Pd., selaku dosen Teknologi Pendidikan UPI dengan mengusung tema “Pelatihan Flipped Learning untuk Pembelajaran Mendalam”. Pelatihan ini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Garut khususnya Dinas Pendidikan untuk jenjang Pendidikan Dasar. Pada Program Pengabdian pada Masyarakat ini kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan yang diselenggarakan dalam bentuk dua moda, yaitu daring (online) dan luring (offline) pada sesi yang berbeda. Tentunya kegiatan ini melibatkan dosen sebagai pakar dan narasumber di bidangnya serta pelibatan mahasiswa aktif di Prodi Teknologi Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum sebagai bentuk komitmen program studi dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Tujuan dari pelatihan ini untuk memperkenalkan serta melatih para guru dalam menerapkan model Flipped Learning sebagai strategi pembelajaran inovatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik untuk menghasilkan pembelajaran yang lebih mendalam (Deep Learning). Model ini dianggap relevan untuk menjawab tantangan pembelajaran di era digital serta mendukung kurikulum yang berfokus pada pengembangan kompetensi dan karakter peserta didik abad 21.

Kegiatan pelatihan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada tanggal 30 Juni dan 1 Juli 2025. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemaparan konsep dan framework dari Pendekatan Pembelajaran Mendalam serta strategi implementasi pembelajaran mendalam sesuai dengan harapan dari pelatihan ini agar guru- guru menerima dan memahami bagaimana implementasi dari kebijakan pemerintah mengenai Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di level satuan pendidikan.

Memasuki hari kedua sesi daring kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), para peserta diajak untuk secara khusus mendalami kerangka kerja Pembelajaran Mendalam (deep learning framework) dengan strategi Flipped Learning yang fokus pada elemen pemanfaatan digital, serta praktik penggunaan berbagai perangkat digital untuk implementasi Flipped Learning. Para narasumber berasal dari kalangan akademisi dan praktisi dari Universitas Pendidikan Indonesia yang sangat berpengalaman dalam implementasi pembelajaran digital, di antaranya yaitu Prof. Dr. Rudi Susilana M.Si., ibu Della Amelia M. Pd., Bapak Gema Rullyana M. I. Kom., serta para mahasiswa sebagai fasilitator dari tingkat S1 hingga jenjang S3 yakni Ibu Widya Puji Astuti M. Pd., Nadia Putri Kharismawati S. Pd., Hamida Nurul Azizah S, Pd., dan M. Ridwan Faturrohman.

Pelatihan bertema “Pelatihan Flipped Learning untuk Pembelajaran Mendalam”, tidak hanya memperkenalkan konsep pembelajaran terbalik (Flipped Learning), tetapi juga bagaimana teknologi digital dapat digunakan secara strategis untuk memperkuat pengalaman belajar yang mendalam dan bermakna bukan hanya untukpeserta didik tetapi juga guru selaku aktivator dan kolaborator pembelajaran.

Sesi kedua dilakukan secara luring pada tanggal 9–10 Juli 2025 bertempat di SMPN 1 Tarogong Kidul Kabupaten Garut. Dalam sesi tatap muka ini, peserta melakukan praktik langsung dalam menyusun skenario pembelajaran Flipped Learning, mendesain materi video pembelajaran, serta mengembangkan evaluasi pembelajaran. Melalui pemanfaatan aplikasi sumber terbuka seperti lumi (H5P), kita dapat memfasilitasi belajar melalui ragam media dan sumber belajar digital, hal tersebut tentu sesuai dengan PM, bahwa pemanfaatan teknologi merupakan bagian yang tidak terpisahkan serta dapat mendorong murid untuk berpikir kritis, hal ini sesuai dengan tuntutan Pendidikan abad -21. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan peserta bahwa pembelajaran digital bukan hanya tentang video atau kuis daring, tapi bagaimana membuat siswa aktif berpikir dan terlibat secara emosional serta intelektual.

Ketua kelompok PkM R. Nadia Hanoum, menyampaikan Kegiatan PkM prodi ini diselenggarakan secara sinergis dengan semua prodi di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan UPI, sehingga diharapkan bisa menyentuh berbagai permasalahan pendidikan dan memberikan solusi yang bersifat holistik. “Kegiatan PkM ini dapat terselenggara berkat kerjasama dari Dinas Pendidikan Kab. Garut, yang menunjukkan dukungannya untuk kelancaran dan kesuksesan kegiatan tahunan ini. Kelompok PkM yang saya ketuai memfokuskan pada pelatihan flipped learning untuk Pembelajaran Mendalam sebagai bentuk solusi teknologi pendidikan terhadap permasalahan pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar” ujar R.Nadia Hanoum. Lebih lanjut ia pun menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program Pengabdian pada Masyarakat ini ”Alhamdulillah para guru sangat serius dan antusias baik ketika menyimak materi maupun melakukan praktek. InshaAllah pelatihan ini dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan mengajar Bapak Ibu guru sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi anak didik”. Beliau juga menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak lepas dari penguatan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran digital yang bermakna, selaras dengan Dimensi Profil Lulusan.

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari para peserta yang berasal dari berbagai satuan pendidikan, yang pada kesempatan ini yaitu guru-guru Sekolah Dasar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut diwakili oleh 30 orang guru. Mereka mengapresiasi materi yang aplikatif dan sesi praktik yang mendorong kreativitas serta pemahaman mendalam terhadap penerapan model pembelajaran inovatif.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama dan rencana tindak lanjut pendampingan bagi peserta yang ingin mengimplementasikan hasil pelatihan ke dalam praktik mengajarnya. Dengan berakhirnya kegiatan ini, Prodi Teknologi Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum berencana menjalin kerja sama lanjutan dengan sekolah-sekolah mitra dalam pendampingan implementasi Flipped Learning untuk Pembelajaran Mendalam secara berkelanjutan. (Widya Puji Astuti)