
Surabaya, 6 Juli 2025
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI). Dua mahasiswa FK UPI, Salim Abdillah dan Eska Sovia, sukses meraih Juara 1 Nasional dalam kategori Esai Ilmiah Mahasiswa pada ajang Radiology Competition (RADCOM) 2025, yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknologi Radiologi Pencitraan, Universitas Airlangga.
Kompetisi tingkat nasional yang berlangsung sejak 26 Mei hingga 27 Juni 2025 ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Babak final diselenggarakan secara luring pada 6 Juli 2025 di Aula Muhammad Hatta, Gedung Ex. Pusba, Universitas Airlangga Kampus B, Surabaya.
Salim dan Eska menorehkan prestasi melalui esai berjudul “SMART IoMT-Based Thermal Bra-Patch: Inovasi Transisi Radiologi Wearable untuk Deteksi Dini Kanker Payudara Non-Invasif di Layanan Primer.” Karya ini mengusulkan teknologi wearable berbasis Internet of Medical Things (IoMT) dengan sensor termal, sebagai alat bantu skrining kanker payudara secara non-invasif. Solusi ini ditujukan untuk memperkuat deteksi dini melalui fasilitas layanan kesehatan primer seperti Puskesmas dan Posyandu.

Mengangkat subtema “Teknologi Inovatif dalam Dunia Kesehatan,” gagasan Salim dan Eska dinilai unggul dalam hal aplikasi, orisinalitas, dan relevansi terhadap kebutuhan masyarakat. Proses penilaian dilakukan oleh panel juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi radiologi pada 19–26 Juni 2025.
Capaian ini menjadi cerminan komitmen FK UPI dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga inovatif dan solutif dalam menjawab tantangan dunia kesehatan. Esai yang diajukan juga dinilai selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:
- Poin 3: Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan (Good Health and Well-being),
- Poin 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure).
Teknologi wearable yang diusulkan menunjukkan potensi besar dalam memperluas akses layanan preventif yang inklusif, terjangkau, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa FK UPI lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat melalui pengembangan ilmu dan teknologi kedokteran. (kontributor)

