
Yogyakarta, UPI
Sejumlah pelajar dan guru SMA se-Yogyakarta berkumpul dengan semangat di ruang Auditorium SMAN 3 Yogyakarta pada Jumat (16/8/2025). Kehadiran mereka untuk mengikuti Workshop Persiapan Ujian Bahasa Jerman Tingkat A2 yang diselenggarakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pelatihan, tetapi juga wujud nyata kontribusi UPI dalam mendukung Sustainable Development Goals khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas.

Workshop ini bertujuan memperkuat kompetensi siswa dalam menghadapi ujian bahasa Jerman A2 berdasarkan kerangka Common European Framework of Reference for Languages (CEFR), sekaligus memperluas wawasan pedagogis guru sebagai fasilitator dalam pendidikan bahasa asing. Program ini juga menjadi tindak lanjut dari upaya representasi prestasi siswa UPI dalam ajang kompetisi Bahasa Jerman tingkat nasional dan internasional. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas guru pendamping dalam mendukung proses pembelajaran bahasa asing secara efektif dan berkelanjutan.
Menurut ketua tim PkM, Irma Permatawati, M.Pd., workshop ini merupakan bentuk implementasi hasil penelitian dan inovasi pembelajaran bahasa Jerman di UPI. “Kami ingin memberikan pembekalan komprehensif agar siswa tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga percaya diri dalam menghadapi ujian A2,” ujarnya.

Workshop dilaksanakan dalam dua sesi terstruktur. Pertama, Sesi Daring dilaksanakan pada Sabtu (2/8/2025), dilakukan melalui pertemuan Zoom, berfokus pada sosialisasi cara penggunaan platform simujerman.com. Platform ini menyediakan latihan soal mandiri dan memungkinkan siswa memantau perkembangan kompetensinya.
Kedua, Sesi Luring dilaksanakan pada Jumat (15/8/2025), digelar di SMAN 3 Yogyakarta, berupa pelatihan intensif berbagai keterampilan, serta strategi menghadapi ujian A2 secara menyeluruh melalui simulasi tatap muka. Dengan pembagian dua sesi ini, peserta memperoleh pemahaman teoritis sekaligus pengalaman praktik langsung.
Pelaksana dan Kolaborasi
PkM ini melibatkan dua kelompok pengabdian, yakni Irma Permatawati, M.Pd., selaku ketua tim PkM dalam bidang keterampilan reseptif bahasa Jerman, yang meliputi keterampilan membaca dan mendengar. Lalu Dani Hendra, S.Pd., M.A., selaku ketua tim PkM dalam bidang keterampilan produktif, yang meliputi keterampilan menulis dan berbicara. Selain itu, Pepen Perman, S.Pd., M.Pd., selaku pengembang website simujerman.com, beserta beberapa dosen Prodi Pendidikan Bahasa Jerman UPI lainnya sebagai anggota tim PkM. Dalam hal ini, mereka membimbing siswa dalam memahami format ujian, menguasai teknik menjawab soal mendengar dan membaca, serta meningkatkan kemampuan komunikasi lisan dan tulisan dalam bahasa Jerman.
Workshop ini diikuti oleh 31 siswa dan guru pendamping dari berbagai SMA di Yogyakarta, yakni SMAN 3 Yogyakarta, SMAN 7 Yogyakarta, SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta, dan SMA Kolese De Britto. Para peserta menyambut positif metode pelatihan yang interaktif dan aplikatif.
“Materinya jelas dan sangat membantu. Simulasi online membuat saya lebih siap dan percaya diri menghadapi ujian sesungguhnya,” ungkap salah seorang peserta. Dalam kesempatan yang sama, salah satu Guru pendamping menambahkan,”Pelatihan ini memberi kami panduan konkret untuk mendampingi siswa lebih efektif.”
Dukungan terhadap SDG 4
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UPI dalam mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yakni meningkatkan akses dan mutu pembelajaran bahasa asing bagi generasi muda. Integrasi teknologi melalui simujerman.com dan pelatihan tatap muka memastikan pemerataan kesempatan belajar, peningkatan literasi global, serta penguatan kapabilitas siswa dan guru.
Workshop ditutup dengan sesi refleksi, tanya jawab, dan foto bersama seluruh peserta, guru pendamping, dan narasumber. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas akses pendidikan berkualitas, memperkuat kompetensi bahasa, serta mempererat kolaborasi akademik antara sekolah dan perguruan tinggi.
Kontributor: Tim PkM Prodi Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

