Bandung, 11 September 2025. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., melakukan peninjauan ke Museum Pendidikan Nasional UPI. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana museum dalam mendukung fungsi edukasi, riset, dan layanan publik.

Dalam kunjungan tersebut, Prof. Yudi menegaskan bahwa museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi sejarah pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran interaktif. Oleh karena itu, infrastruktur museum harus terus diperbarui agar mampu memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan riset dan inovasi di bidang pendidikan.

Lebih jauh, keberadaan Museum Pendidikan Nasional UPI dipandang memiliki dampak signifikan dalam mendukung tridarma perguruan tinggi. Museum bukan hanya ruang pelestarian, melainkan wahana inovasi yang mendorong mahasiswa, peneliti, dan masyarakat untuk mengembangkan wawasan serta menghasilkan karya kreatif yang berdampak langsung bagi publik.

Sejalan dengan itu, langkah peninjauan fasilitas ini juga dikaitkan dengan Program Berdampak yang digagas UPI. Program tersebut menekankan pentingnya setiap unit kerja di lingkungan kampus menghadirkan kontribusi nyata yang aplikatif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui penguatan sarana dan prasarana, museum diharapkan semakin mampu menyalurkan pengetahuan serta menjadi bagian penting dari ekosistem inovasi UPI.

Kegiatan ini juga erat hubungannya dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan. Dengan meningkatkan aksesibilitas, kenyamanan, dan teknologi digital dalam layanan museum, UPI berupaya mewujudkan ruang edukasi yang inklusif dan berdaya saing global.

Dalam peninjauan tersebut, Prof. Yudi didampingi oleh Antonius K., S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Biro Sarana dan Prasarana serta tim teknis. Rangkaian kegiatan meliputi pengecekan fasilitas ruang pamer, sarana pengunjung, hingga area layanan publik. Kunjungan ini juga menjadi ajang dialog dengan Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd., selaku Kepala Museum Pendidikan Nasional UPI, mengenai kebutuhan peningkatan fasilitas terutama bagi penyandang disabilitas dan arah pengembangan ke depan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UPI berharap Museum Pendidikan Nasional semakin siap menjadi destinasi edukasi unggulan yang tidak hanya melestarikan sejarah, tetapi juga mendukung inovasi dan kolaborasi dalam pencapaian SDGs.

Kontributor: Fadilla Febrianty Nitami

Editor: RK