
Bandung, UPI – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meluncurkan Garuda Green Project 2025 di Gedung Achmad Sanusi (BPU), Kampus UPI, Jalan Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung, Rabu (1/10). Program ini merupakan hasil kolaborasi UPI dengan PT International K-Bridge Network (IKN) Korea dan Songgok University, Korea Selatan.
Menurut ketua pelaksana kegiatan, Bapak Didin Samsudin, S.E., M.M., CHCM., CIT., yang juga merupakan Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Korea UPI dan juga sekaligus Kepala Migrant Center UPI, Garuda Green Project 2025 bertujuan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di bidang keperawatan yang siap bersaing di tingkat global.
“Melalui program ini, peserta akan melanjutkan studi dua tahun di Songgok University sekaligus mengikuti praktik kerja lapangan di bidang keperawatan. Setelah lulus, mereka akan mendapatkan sertifikasi profesi keperawatan setara internasional,” jelas Didin.
Ia menambahkan, program ini diharapkan mampu memberikan banyak dampak positif, baik bagi UPI maupun Indonesia. “Jika banyak alumni UPI yang ikut serta, dua tahun mendatang mereka dapat menjadi tenaga kerja terampil di Korea. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan tracer study UPI, memperbaiki citra Indonesia di mata Korea, serta mendukung Kementerian BP2MI dalam menyiapkan calon pekerja migran yang kompeten,” ujarnya.

Selain itu, peserta yang berhasil mendapatkan visa E-7 berkesempatan memperoleh penghasilan layak di Korea. “Kontribusi mereka juga akan berdampak pada devisa negara, yang saat ini menjadi salah satu sumber terbesar setelah migas,” tambahnya.
Sebelum keberangkatan, seluruh peserta wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) keperawatan selama dua tahun di UPI, yang nantinya diakui dan dikonversi sebagai SKS oleh Songgok University.
Adapun pelatihan bahasa Korea diselenggarakan di daerah masing-masing dengan biaya tertentu. Namun, Didin menegaskan bahwa UPI berkomitmen memberikan pelatihan bahasa Korea gratis bagi mahasiswa yatim piatu.
Bagi calon peserta yang berminat, pendaftaran dilakukan melalui UPI Migran Center, yang menjadi pusat informasi dan layanan program Garuda Green Project 2025.
“Program ini tidak hanya menyiapkan pendidikan, tetapi juga membuka jalan karier bagi generasi muda Indonesia di kancah internasional,” tutup Pak Didin.
RK (01/10)

