Para peserta pelatihan wikikamus mengikuti arahan dari pemateri. (Dok: Panitia)

Bandung, UPI— Dalam upaya melestarikan bahasa daerah di era digital, Wikimedia Indonesiabekerja sama denganProgram Studi Pendidikan Bahasa Sunda, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)sertaHimpunan Mahasiswa Pendidikan Sastra Daerah (Pensatrada)menyelenggarakan kegiatan “Wikilatih Wikikamus Bahasa Sunda.” Sabtu, (11/10).

Pelatihan yang berlangsung di Ruang Kuliah 06 FPBS UPI Bandungini diikuti oleh20 mahasiswa angkatan 2022, 2023, dan 2024. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda, Dr. Haris Santosa Nugraha, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. Kegiatan Wikilatih bertujuan meningkatkan literasi digital mahasiswa sekaligus memperkuat kontribusi akademik terhadap pengembangan Wikikamus Bahasa Sunda, salah satu proyek kamus daring dari Yayasan Wikimedia.

Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Sunda bersama dengan Panitia Pelatihan Wikikamus. (Dok: Panitia)

Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda FPBS UPI selama ini konsisten mendorong mahasiswa agar tidak hanya memahami bahasa Sunda dari sisi akademik, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam konteks teknologi dan kolaborasi global. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap visi UPI sebagai leading and outstanding university yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pelatihan menghadirkan Hayati Mayang Arum, alumni Pendidikan Bahasa Sunda sekaligus kontributor aktif Wikikamus, sebagai narasumber utama. Ia menjelaskan langkah-langkah penyuntingan Wikikamus, mulai dari pembuatan akun, penyusunan halaman pengguna, hingga penambahan entri baru. Para peserta juga mendapatkan pendampingan langsung dari empat mentor Wikimedia Indonesia.

Selain mengenalkan fitur dasar Wikikamus, peserta diajarkan cara menggunakan keyboard Aksara Sunda untuk menulis lema atau contoh kata. Fitur ini memungkinkan pengguna mempertahankan bentuk aksara Sunda dalam format digital sekaligus memperluas akses masyarakat internasional terhadap bahasa dan budaya Sunda. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga memiliki makna pelestarian budaya yang mendalam.

Hingga Oktober 2025, jumlah entri bahasa Sunda di Wikikamus telah mencapai 3.035 lema, mencakup jenis kata, arti, contoh penggunaan, asal kata, padanan, hingga variasi bentuk katanya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa UPI menunjukkan peran aktifnya sebagai agen perubahan yang menjembatani antara pengetahuan tradisional dan teknologi modern, sekaligus memperkuat eksistensi bahasa Sunda di ranah global.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan literasi digital dan pelestarian bahasa daerah yang menjadi fokus UPI sebagai universitas pelopor dalam bidang pendidikan bahasa dan budaya lokal. Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan).

Dengan memberdayakan mahasiswa untuk terlibat dalam proyek pengetahuan terbuka, kegiatan ini mendorong terciptanya budaya literasi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, pengenalan Aksara Sunda dalam platform global turut mendukung SDG 16.7 tentang penguatan masyarakat inklusif dan pelestarian identitas budaya lokal.

Kontributor: Ermawar Ligar