
Bandung, UPI
Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang kini menjadi salah satu perguruan tinggi penyelenggara Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPI). Kehadiran UPI dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme para calon insinyur di Indonesia.
Menurut Ir. Ony Arifianto, M.Sc., Ph.D, perwakilan dari PII, program profesi insinyur memiliki peran penting dalam membentuk standar perilaku dan etika profesi yang seragam di kalangan insinyur. “Kami dari PII ingin supaya insinyur itu punya standar perilaku yang sama, baik dari sisi integritas maupun etika. Oleh karena itu kami bekerja sama dengan berbagai universitas untuk mengembangkan PSPI,” ujarnya.
Ir. Ony Arifianto menjelaskan bahwa saat ini di wilayah Bandung, program sejenis baru dijalankan oleh beberapa universitas seperti UNPAR, ITB, dan UNISBA. Dengan bergabungnya UPI, diharapkan kapasitas pendidikan profesi insinyur di Jawa Barat dan nasional semakin meningkat.
“Dengan tambahan kekuatan sekarang di UPI, kami berharap semakin banyak insinyur yang bisa dilayani atau dihasilkan dari program PPI di keempat universitas tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, PII menilai keberadaan Program Profesi Insinyur (PPI) akan memberikan dampak positif bagi pengaturan profesi insinyur di tingkat nasional. Semakin banyak lulusan fakultas teknik yang menempuh pendidikan profesi, maka proses sertifikasi dan penataan insinyur Indonesia akan semakin terarah.
“Dengan semakin majunya PPI, jumlah lulusan bergelar insinyur akan meningkat, sehingga pengaturan insinyur di tingkat nasional pun akan lebih mudah dilakukan,” jelasnya.
Sebagai penutup, Ony menyampaikan harapan agar PPI UPI terus berkembang dan menjalin kolaborasi yang erat dengan PII pusat. “Semoga PPI UPI makin maju kedepannya, makin banyak mahasiswanya, dan hubungan dengan PII pusat semakin kuat,” pungkasnya. (Riza/Ratih/Cawal/DN)

