
Kab. Bekasi, UPI
Informasi seputar Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang dinamis setiap tahunnya sangat dibutuhkan oleh calon mahasiswa. Dalam rangka memberikan pelayanan informasi PMB yang memadai kepada masyarakat, Vidi Sukmayadi, Ph.D. selaku Kepala Kantor Komunikasi, Informasi, dan Pelayanan Publik (KKIPP) UPI mengisi salah satu sesi Expo Campus EDUFEST yang diselenggarakan pada SMA Negeri 2 Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Rabu (21/1) pagi.
Kehadiran Kepala KKIPP UPI ditujukan untuk memberikan informasi yang memadai seputar Universitas Pendidikan Indonesia, jalur masuk dalam PMB 2026, serta memberikan motivasi kepada siswa dan orang tua siswa yang hadir pada Ruangan SMAN 2 Cikarang Utara. Sambutan baik dari pihak sekolah ditunjukkan dengan hangatnya sesi pembuka dari Kepala Sekolah SMAN 2 Cikarang Utara.
“Pada dasarnya, kami menyambut baik kehadiran UPI di sekolah kami. Kami berharap hal ini bisa memberikan motivasi kepada siswa-siswi kami untuk melanjutkan kuliah dan dapat diterima pada PTN (Perguruan Tinggi Negeri, red.) besar seperti UPI,” sambut Drs. H. Dede, M.Pd., Kepala Sekolah SMAN 2 Cikarang Utara.
Melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri adalah kesempatan besar yang belum tentu sama bagi setiap orang, terdapat terbatasnya kuota penerimaan pada masing-masing instansi pendidikan. Melalui sesi informatif, Kepala KKIPP UPI menyampaikan bahwa seleksi-seleksi umum dalam PMB 2026 pada dasarnya dilakukan dengan 3 (tiga) saringan, yakni: Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri UPI (SM-UPI).
“Secara umum, terdapat tiga jalur masuk menuju UPI. Kami berharap masing-masing calon mahasiswa dan orang tua dapat mengambil perhatian maksimal pada masing-masing tahapnya. Fokus terbesar saat ini tentu pada tahap SNBP,” jelas Kepala KKIPP.
Sekolah dengan lulusan diterima PTN mencapai 40% dari keseluruhan siswa pada tahun 2026 ini menunjukkan antusiasme yang makin tinggi dalam sesi motivasi dan tanya-jawab. Pertanyaan seputar beasiswa, pembiayaan kuliah, serta posisi siswa eligible dalam SNBP menjadi hal yang paling banyak menarik perhatian peserta kegiatan. Ditambahkan Kepala KKIPP bahwa siswa eligible tentu memiliki posisi yang istimewa, kesempatan mendaftar kuliah dengan pencapaian akademik selama menempuh sekolah menengah tentu harus didorong dan didukung untuk didaftarkan dalam SNBP.
Pada kesempatan tersebut, Kepala KKIPP UPI kembali menegaskan arahan Rektor berkaitan dengan mahasiswa dan kemampuan ekonomi: tidak boleh ada mahasiswa yang berhenti kuliah karena keterbatasan ekonomi. Informasi seputar beasiswa digulirkan secara masif, sehingga kecil kemungkinan mahasiswa tertinggal informasi pentingnya.
Pada halaman sekolah, sejumlah alumni SMAN 2 Cikarang Utara yang berkuliah di UPI memberikan informasi pada adik-adik tingkatnya, menambah rasa percaya diri untuk melanjutkan studi serta memenuhi rasa ingin tahu terkait kehidupan kampus. Dengan sukarela dan penuh kreativitas, mahasiswa memberikan informasi secara menarik dan menyenangkan kepada siswa yang hadir di stan. Kegiatan ini diharapkan siswa memiliki minat melanjutkan studi pada bidang keilmuan yang disukai serta memberikan informasi yang memadai kepada orang tua siswa terkait jalur pendaftaran dan gambaran perkuliahan di tingkat awal. (EA)

