
Malaysia, UPI
Meissye Herliani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), sukses melaksanakan kolaborasi internasional bertajuk “Nextgen Leadersphere 4.0: Rindang Sayang 2.0” di Malaysia, pada 7–11 Mei 2026.
Program yang menggandeng dua universitas mitra, yaitu Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) ini, digelar sebagai upaya nyata mewujudkan internasionalisasi mahasiswa sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada poin SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat (08/05/2026) di kampus USIM. Delegasi UPI diterima secara resmi oleh pimpinan USIM dalam acara pembukaan, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi pengenalan budaya antar-mahasiswa serta orientasi fasilitas akademik. Sesi ini dirancang untuk membangun pemahaman lintas budaya dan menjajaki kerja sama akademik.
Selanjutnya, pada Sabtu (09/05/2026), kegiatan bergeser ke aspek sosial melalui pengabdian masyarakat di Kampung Lonek, Negeri Sembilan. Di lokasi tersebut, delegasi FPTI UPI terlibat langsung dalam pelestarian kearifan lokal seperti teknik mengumpil padi dan pembuatan dodol tradisional. Selain interaksi budaya lewat tradisi “mengoca ikan”, delegasi juga menyalurkan bantuan makanan kepada masyarakat setempat yang kurang mampu.

Agenda hari ketiga, Minggu (10/05/2026), dilanjutkan dengan kunjungan ke kampus UPSI di Tanjong Malim. Kegiatan utama difokuskan pada sesi benchmarking organisasi mahasiswa bersama Majlis Perwakilan Pelajar (MPP) UPSI untuk membahas tata kelola organisasi internasional dan kepemimpinan adaptif. Selain itu, delegasi juga meninjau sarana prasarana pendidikan di UPSI sebagai bahan studi banding pengembangan kemahasiswaan di lingkungan FPTI UPI.
Keberhasilan program internasional ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan penuh pihak rektorat dan fakultas. Meissye menyampaikan apresiasi tertingginya kepada jajaran pimpinan UPI yang telah memfasilitasi program ini.
“Dukungan penuh dari Bapak WR 5 (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis), Kepala Divisi Kemitraan Internasional, Bapak Dekan FPTI, dan Bapak Kaprodi menjadi pilar utama kesuksesan perjalanan ini. Pengalaman ini memberikan perspektif baru bagi saya untuk terus berkontribusi bagi almamater,” ujar Meissye.
Program ini diharapkan dapat memperkuat posisi UPI di kancah global serta mempererat hubungan bilateral antar-perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara. (DN)

