
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat kerja sama internasional di bidang keamanan siber melalui kolaborasi dengan perusahaan keamanan siber asal Rusia, Positive Technologies, bersama sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan talenta digital dan penguatan riset keamanan siber di lingkungan perguruan tinggi.
Berdasarkan Siaran pers Positive Technologies yang diterima di Jakarta, Jumat. Kolaborasi ini diumumkan dalam agenda penandatanganan kerja sama yang melibatkan enam perguruan tinggi Indonesia dan Positive Technologies pada Mei 2026. Program tersebut difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia bidang cyber security melalui riset bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penguatan kapasitas akademik di bidang teknologi informasi.
Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan UPI, Agus Setiabudi, menyampaikan bahwa kerja sama internasional ini membuka peluang strategis bagi pengembangan pendidikan dan penelitian UPI, khususnya di bidang keamanan siber yang saat ini menjadi kebutuhan global.
“UPI harus mulai melihat Rusia sebagai tujuan strategis kerja sama dalam bidang pendidikan dan penelitian. Selain kemajuan teknologi, universitas di Rusia juga sangat bermutu, menempati ranking tinggi, dan terbuka terhadap Indonesia,” ujarnya.
Menurut Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si., kolaborasi tersebut juga memberikan peluang konkret bagi sivitas akademika UPI untuk memperluas jejaring akademik internasional melalui program pertukaran dan penelitian bersama.
“Khusus di bidang cyber security, kesempatan sudah terbuka untuk kerja sama riset, staf exchange, dan student exchange melalui kerja sama dengan perusahaan cyber security Positive Technologies dan beberapa perguruan tinggi di sana,” katanya.
Kerja sama ini hadir di tengah meningkatnya ancaman siber yang memerlukan kesiapan sumber daya manusia dengan kompetensi digital yang kuat. Perguruan tinggi dinilai memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta keamanan siber yang mampu menjawab tantangan transformasi digital nasional maupun global.
Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa dan dosen diharapkan dapat memperoleh akses terhadap pengembangan teknologi terkini, pelatihan keamanan siber, serta peluang penelitian lintas negara yang relevan dengan kebutuhan industri digital masa depan.
UPI menilai kerja sama internasional di bidang teknologi dan keamanan siber sejalan dengan komitmen universitas dalam memperkuat inovasi, riset, dan pengembangan kompetensi global sivitas akademika. Selain mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, kemitraan ini juga diharapkan mampu memperluas kontribusi UPI dalam pengembangan ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan di Indonesia. (RK)

