Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Rapat Koordinasi Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Barat pada Rabu (20/5) di Auditorium Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI, Jalan Dr. Setiabudi Nomor 229 Bandung. Kegiatan ini menjadi forum silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antarlembaga dalam mendukung pengembangan prestasi olahraga dan seni mahasiswa di Jawa Barat.

Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh perwakilan dari 6 perguruan tinggi negeri dan 11 perguruan tinggi swasta di Jawa Barat. Kehadiran berbagai perguruan tinggi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas institusi dalam membangun ekosistem kemahasiswaan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis UPI, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., dalam sambutannya Prof Yudi menekankan pentingnya membangun ekosistem kolaboratif dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, khususnya di bidang olahraga dan seni.

“Prestasi tidak lahir dari persaingan yang saling menjatuhkan, tetapi dari ekosistem yang saling menguatkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar melalui talenta mahasiswa yang kreatif, tangguh, dan berdaya saing. Menurutnya, nilai-nilai budaya Sunda seperti silih asah, silih asih, silih asuh menjadi fondasi penting dalam membangun kolaborasi antarkampus dan pemangku kepentingan.

“Mahasiswa Jawa Barat harus mampu berdiri gagah di tingkat nasional dan internasional, membawa nama Jawa Barat dengan penuh kebanggaan,” katanya.

Forum tersebut turut menghadirkan perwakilan pemerintah daerah dan pemangku kebijakan bidang kepemudaan, olahraga, serta kebudayaan. Dalam diskusi, para peserta membahas penguatan pembinaan atlet dan seniman mahasiswa secara berkelanjutan, pengembangan kompetisi yang terukur, hingga dukungan fasilitas dan kesejahteraan bagi mahasiswa berprestasi.

Kepala Bidang Layanan Prestasi Olahraga Dispora Jawa Barat, Rina Mulyana, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi strategis dalam mendukung pembangunan kepemudaan di Jawa Barat.

“Ekosistem itu mengajak seluruh elemen bersinergi dalam satu tujuan, bukan berjalan sendiri-sendiri, tetapi berkolaborasi untuk mencapai pembangunan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Ani Widiani, menyatakan bahwa pemerintah daerah membuka akses pemanfaatan ruang publik dan fasilitas kebudayaan bagi mahasiswa untuk mendukung pengembangan kreativitas dan prestasi seni budaya.

“Mahasiswa bukan hanya mengejar akademis, tetapi juga membangun karakter. Mereka memiliki ruang yang luas untuk bersosialisasi dan membuat karya,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, UPI berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan pelaku seni dalam mendukung pengembangan mahasiswa. Forum tersebut juga diharapkan mampu memperkuat posisi Jawa Barat sebagai barometer prestasi olahraga dan seni mahasiswa di tingkat nasional sesuai dengan slogan Jawa Barat Istimewa. (RK/Rija)