Orlando, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperkuat komitmennya dalam memperluas jejaring internasionalisasi akademik di kancah global. Bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC, UPI berpartisipasi aktif dalam NAFSA Annual Conference & Expo 2026, ajang pameran dan konferensi pendidikan tinggi terbesar di Amerika Serikat. Perhelatan akbar yang berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Mei 2026 ini digelar di Orlando, Florida, Amerika Serikat.

Dalam ajang bergengsi tersebut, UPI diwakili oleh Suka Prayanta Pandia, S.Pd., M.P.Fis., dosen UPI yang saat ini sedang menempuh tugas belajar di The Virginia Polytechnic Institute and State University. Kehadiran perwakilan UPI di NAFSA 2026 dinilai sangat strategis mengingat skala penyelenggaraan acara yang masif dan dihadiri oleh ribuan delegasi dari berbagai belahan dunia.

Partisipasi ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus memperkuat citra akademis UPI di wilayah benua Amerika. Selain itu, momentum ini menjadi sarana mempererat hubungan baik dengan KBRI Washington DC yang telah memfasilitasi keikutsertaan UPI.

“Momentum ini dimanfaatkan secara optimal untuk membangun kemitraan strategis global, mengingat karakteristik kampus-kampus peserta NAFSA yang sangat terbuka terhadap peluang kolaborasi internasional,” ucap Suka Prayanta.

Pameran tahun ini diikuti oleh universitas-universitas terkemuka dari lintas benua, mulai dari Amerika Serikat, Eropa, Asia, Pasifik, hingga Amerika Latin. Tidak hanya sektor akademisi, NAFSA 2026 juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah serta lembaga donor internasional terkemuka seperti Peace Corps dan Fulbright.

Melalui forum pameran dan konferensi ini, UPI menjajaki berbagai program kerja sama konkret yang meliputi Pertukaran Mahasiswa (Student Exchange), Pertukaran Dosen (Faculty Exchange), Gelar Ganda (Double Degree), Gelar Bersama (Joint Degree), dan bidang prospektif lainnya.

Dengan dukungan penuh dari KBRI Washington DC, keikutsertaan dalam NAFSA 2026 diharapkan dapat mendongkrak rekognisi internasional UPI. Langkah ini sekaligus membuka jalan bagi civitas akademika UPI untuk berkiprah lebih luas di kancah pendidikan tinggi internasional. (Kontributor: Suka Prayanta Pandia/Intan Pratidina Dewi)