Cirebon, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menegaskan komitmennya sebagai mitra ahli strategis dalam mentransformasi ekosistem pendidikan di daerah. Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Pertemuan Refleksi dan Perencanaan Daerah Mitra Inovasi yang digelar di Cirebon, Kamis (4/6/2026).

Forum lintas sektor ini mempertemukan kementerian, pemerintah daerah, komunitas pendidikan, serta mitra non-pemerintah. Agenda utama pertemuan meliputi refleksi bersama, diskusi kelompok, dan penyusunan rencana tindak lanjut guna memperkuat keprofesian berkelanjutan serta mendongkrak hasil belajar murid.

Dalam pertemuan tersebut, UPI menghadirkan kontribusi nyata melalui keahlian dari berbagai fakultas dan program studi, seperti yang disampaikan oleh Dr. Irena (PGSD UPI Kampus Sumedang) menegaskan kesiapan UPI dalam mendukung aksi nyata di lapangan, termasuk penanganan dampak perubahan iklim terhadap pembelajaran di SDN Ambulu 3 serta kolaborasi riset dengan Bapperida Kabupaten Cirebon dan Sumedang.

Komitmen UPI juga diperkuat oleh Dr. Pandu yang mewakili UPI, melalui pendampingan satuan pendidikan dalam Program Penguatan Profesional Kependidikan. Sementara itu, Dr. Imas, mewakili prodi Pendidikan khusus, menegaskan pentingnya kemitraan dalam penguatan pendidikan inklusif.

Kegiatan ini menekankan program yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran, termasuk peningkatan literasi, numerasi, pembelajaran mendalam, serta ekosistem sekolah yang inklusif dan ramah anak.

Inisiatif ini sejalan dengan SDGs, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan), dengan semangat memastikan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Dari hasil pertemuan tersebut, dirumuskan lima rekomendasi strategis ke depan, yaitu Penguatan kemitraan UPI dengan daerah, Pengembangan CPD berbasis dampak, Kolaborasi riset berbasis data, Replikasi praktik baik, Penguatan ekosistem lintas sektor

Melalui sinergi ini, UPI kembali mengukuhkan posisinya sebagai pusat unggulan akademis yang mampu menghadirkan solusi konkret dan berdampak nyata bagi kemajuan kualitas siswa di daerah. (Rudi Sopiana)