Bandung, UPI

Menjadi pendamping atau caregiver bagi pasien kanker bukanlah perkara mudah. Di balik ketulusan mereka mengawal proses pengobatan orang tercinta, tersimpan tekanan emosional yang berat, keterbatasan waktu pribadi, hingga guncangan badai ekonomi yang kerap melanda.

Bergerak atas empati mendalam tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) hadir mengulurkan tangan. Mereka meluncurkan program bertajuk “Rumah Singgah Berdaya: Penguatan Psikososial bagi Caregiver Penyintas Kanker” yang dipusatkan di Rumah Pejuang Kanker Ambu, kawasan Sukajadi, Kota Bandung.

Program pendampingan ini dikemas secara berkelanjutan melalui tiga kali pertemuan intensif, menggabungkan aspek pemulihan psikologis dan pembekalan keterampilan produktif, 22 Mei 2026 (Fase Penyelamatan Emosi): Rangkaian kegiatan dibuka dengan pelatihan Bantuan Psikologis Awal (BPA) serta teknik stabilisasi emosi. Sesi ini dipandu oleh Muhammad Ariez Mustofa, M.Si. dan Sitti Chotidjah, M.A., Psikolog. Di sini, para caregiver diajarkan cara mengenali kondisi emosional diri, mereduksi stres kronis, dan membangun support system yang kokoh sesama penghuni rumah singgah. 5 Juni 2026 (Fase Kreativitas Produktif): Memasuki pertemuan kedua, suasana rileks terbangun lewat pelatihan merajut bersama Nurwiyanti, S.T., M.T. Aktivitas merajut ini dirancang sebagai terapi motorik penenang pikiran sekaligus modal keterampilan usaha rumahan. 12 Juni 2026 (Fase Digitalisasi Promosi): Program ditutup dengan pelatihan fotografi oleh Lutfi Putra Nurrohman. Para peserta diajarkan teknik dasar fotografi produk menggunakan pencahayaan alami, komposisi gambar yang estetis, hingga strategi membidik foto menarik untuk kebutuhan promosi di media sosial.

Kombinasi antara dukungan psikososial dan pelatihan keterampilan praktis sengaja dipilih sebagai formula utama. Tim PKM Psikologi UPI meyakini bahwa para pejuang di balik layar ini tidak hanya butuh dikuatkan mentalnya, tetapi juga wajib diberi akses terhadap kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Aksi nyata ini sejalan dengan target global PBB dalam Sustainable Development Goals (SDGs Tujuan 3), yakni menjamin kehidupan yang sehat serta mendorong kesejahteraan psikososial dan kesehatan mental bagi semua usia.

Melalui sinergi apik antara tim dosen dan mahasiswa Psikologi UPI ini, keberadaan Rumah Pejuang Kanker Ambu kini berhasil ditingkatkan fungsinya. Tempat tersebut kini tidak lagi sekadar menjadi ruang berteduh dan tempat tinggal sementara bagi keluarga pasien, melainkan telah bertransformasi menjadi wadah hangat untuk pengembangan kapasitas, kemandirian, dan jejaring dukungan kemanusiaan yang lebih luas. (DN)