Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat sinergi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul melalui peluncuran program kolaborasi yang melibatkan mahasiswa, dunia pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya visi Jawa Barat Istimewa sekaligus mempersiapkan Indonesia Emas 2045 yang dilaksanakan di Aula Ki Hajar Dewantara Jalan Dr. Rajiman No. 6, Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat. Senin (13/7/2026).

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci untuk menghadapi tantangan pembangunan sumber daya manusia di masa depan. Menurutnya, Jawa Barat tidak dapat mencapai cita-cita menjadi provinsi terdepan tanpa sinergi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kita memiliki pekerjaan rumah yang sangat besar dan kompleks. Karena itu, sinergi dan kolaborasi seperti hari ini harus terus dikembangkan. Jawa Barat yang istimewa hanya dapat diwujudkan apabila seluruh pihak bekerja bersama,” ujarnya.

Herman menjelaskan bahwa Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045. Namun, capaian tersebut tidak akan datang dengan sendirinya, melainkan harus dipersiapkan sejak sekarang melalui investasi pada kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, generasi muda harus dipersiapkan agar mampu menjadi pemimpin masa depan, bukan justru menjadi beban pembangunan. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan lulusan yang siap melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun menciptakan lapangan pekerjaan melalui kewirausahaan.

“Harapannya, lulusan SMA maupun SMK memiliki tiga pilihan yang sama-sama baik, yaitu melanjutkan pendidikan, bekerja, atau berwirausaha. Yang tidak boleh adalah menjadi pengangguran,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herman juga mengapresiasi keterlibatan lebih dari 1.147 mahasiswa UPI yang mengikuti program secara luring maupun daring. Selain itu, kolaborasi dengan 26 perusahaan yang telah bermitra dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui program link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Ia menambahkan bahwa tantangan pengangguran terbuka di Jawa Barat masih menjadi perhatian serius meskipun tren penurunannya berada di atas rata-rata nasional. Dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Jawa Barat memerlukan terobosan yang lebih masif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Gerakan Mahasiswa Mengajar Jawa Barat yang melibatkan mahasiswa UPI untuk terjun langsung ke sekolah-sekolah selama enam bulan. Program tersebut setara dengan 20 SKS dan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik di sekolah, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran nyata bagi mahasiswa calon guru.

Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa akan memperoleh wawasan, pengalaman empiris, sekaligus mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan berbagai keterampilan non teknis yang sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan.

Herman menekankan bahwa guru memiliki peran strategis dalam mencetak pemimpin masa depan. Oleh sebab itu, calon guru harus dibekali tidak hanya dengan kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman nyata dalam menghadapi dinamika pembelajaran di lapangan.

“Pemimpin bukan dilahirkan, tetapi dipersiapkan. Dan salah satu pihak yang menyiapkan pemimpin masa depan adalah guru. Karena itu mahasiswa UPI sebagai calon guru harus memiliki kompetensi ilmiah sekaligus pengalaman empiris yang kuat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap kolaborasi bersama Universitas Pendidikan Indonesia ini terus berkembang dan menjadi model kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui penguatan kemitraan ini, UPI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat optimistis dapat berkontribusi dalam mewujudkan generasi unggul yang berkarakter, kompeten, inovatif, dan siap membawa Jawa Barat menjadi inspirasi bagi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (Rija)