Bandung, UPI

Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung. Melalui Kelompok 4, tim dosen PGSD FIP UPI mengimplementasikan program bertajuk “Model Smart Learning Village: Pendampingan Sekolah Dasar dalam Penguatan Literasi Digital, Numerasi, dan Karakter Siswa di Kabupaten Bandung” yang dilaksanakan secara daring dan luring pada 29 Juni–8 Juli 2026.

Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Mubarok Somantri, M.Pd. sebagai Ketua Kelompok, bersama tim dosen yang terdiri atas Dr. Arie Rakhmat Riyadi, M.Pd., Dr. Rina Heryani, M.Pd., Dr. Hany Handayani, M.Pd., Dr. Neni Maulidah, M.Pd., Dr. Sendi Fauzi Giwangsa, M.Pd., Dr. Ira Rengganis, M.Sn., Evi Rahmawati, M.Pd., diperkuat juga oleh Prof. Dr.paed. Wahyu Sopandi, M.A, serta didukung oleh tiga mahasiswa yaitu Salman Sabilah Hamudin, Nibras Fakhri Ramadhan, dan Dhimas Saputro. Kolaborasi lintas dosen dan mahasiswa tersebut memperlihatkan peran aktif Program Studi terutama Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di lingkungan FIP UPI dalam mendampingi guru-guru sekolah dasar menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.

Melalui pendekatan Smart Learning Village, FIP UPI tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga melakukan pendampingan implementasi pembelajaran yang menitikberatkan pada penguatan literasi digital, numerasi, dan pendidikan karakter di sekolah dasar. Pendekatan ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Program ini juga mencerminkan implementasi nyata Program Berdampak UPI, yaitu menghadirkan hasil pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pendampingan yang dilakukan tidak berhenti pada penyampaian materi, melainkan menghasilkan peningkatan kapasitas guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran, memanfaatkan teknologi digital secara bijak, serta menerapkan strategi pembelajaran numerasi dan karakter yang kontekstual sesuai kebutuhan sekolah dasar di Kabupaten Bandung.

Selain itu, pelaksanaan PkM ini sejalan dengan komitmen Universitas Pendidikan Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, serta mendukung SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pemanfaatan inovasi digital dalam pembelajaran.

Sebagai tindak lanjut, tim PkM merekomendasikan agar model Smart Learning Village dikembangkan menjadi program pendampingan berkelanjutan yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bandung maupun daerah lainnya. Penguatan kemitraan antara UPI, pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas pendidikan juga perlu terus diperluas sehingga inovasi pembelajaran yang telah dihasilkan dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkesinambungan bagi peningkatan mutu pendidikan dasar.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta memperoleh berbagai materi mengenai literasi digital, numerasi, pendidikan karakter, pengembangan modul ajar, pemanfaatan media pembelajaran digital, serta praktik implementasi pembelajaran inovatif di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar, lokakarya, pendampingan, diskusi kelompok, implementasi di sekolah, dan refleksi hasil pendampingan. Antusiasme guru-guru peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam setiap sesi, baik secara daring maupun luring, termasuk pada kegiatan praktik di sekolah mitra.

Kegiatan berlangsung dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, kepala sekolah, guru-guru sekolah dasar, serta seluruh peserta yang menjadi mitra dalam implementasi program. Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan strategi efektif dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan dasar yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, FIP UPI kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Model Smart Learning Village diharapkan menjadi salah satu inovasi yang mampu memperkuat ekosistem pembelajaran di sekolah dasar serta menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia dalam mendukung transformasi pendidikan menuju Indonesia Emas 2045. (Muba dan Oney)