
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penyelenggaraan Ujian Tesis Mahasiswa Asing Program Magister (S2) Pendidikan Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPI, Kamis (23/7/2026).
Ujian yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 5 Gedung FIP UPI (Gedung Furqon) tersebut menghadirkan mahasiswa asal Zanzibar, Tanzania. Ia mempresentasikan hasil penelitian tesis bertajuk “Parental Involvement in Inclusive Education for Children with Disabilities: A Case Study of Two Inclusive Primary Schools in Zanzibar”.
Riset tersebut membedah secara mendalam peran dan keterlibatan orang tua dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus pada dua sekolah dasar inklusif di Zanzibar, Afrika Timur.
Penelitian ini membuktikan keberhasilan internasionalisasi pendidikan tinggi di UPI. Penelitian mengenai pendidikan inklusif oleh mahasiswa internasional ini diharapkan menjadi rekomendasi kebijakan serta best practices dalam menguatkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat baik di Indonesia maupun di Zanzibar.
Proses penyusunan tesis mahasiswa asing ini berada di bawah bimbingan Prof. Dr. H. Mubiar Agustin, M.Pd. dan Dr. Yuyus Suherman, M.Si. Sementara itu, jajaran penguji diisi oleh pakar pendidikan dasar UPI, yaitu Dr. Mubarok Somantri, M.Pd. dan Dr. Yoga Budhi Santoso, M.Pd.
Suasana ujian berlangsung secara khidmat, ilmiah, dan interaktif. Mahasiswa mampu mempertahankan temuan risetnya serta menjawab berbagai pertanyaan kritis mengenai implikasi praktis hasil penelitiannya terhadap penguatan sistem pendidikan inklusif tingkat dasar.
Penyelenggaraan ujian tesis tingkat internasional ini sekaligus memperkuat posisi UPI sebagai ekosistem akademik yang multikultural dan berdaya saing global. Langkah ini juga mendukung pencapaian beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi semua peserta didik, SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan mendorong kesetaraan layanan pendidikan bagi anak penyandang disabilitas, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kerja sama akademik internasional antara UPI dan berbagai negara dalam pengembangan riset pendidikan.

Ke depan, Program Studi Magister Pendidikan Dasar FIP UPI berkomitmen untuk terus memperluas kemitraan global melalui riset kolaboratif, joint supervision, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta publikasi pada jurnal bereputasi internasional demi memperkokoh posisinya sebagai center of excellence pendidikan dasar dunia. (Muba)

