Soreang, UPI

Program Studi Pendidikan Pariwisata Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar pelatihan pendidikan pariwisata berkelanjutan bagi anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Perhotelan Kabupaten Bandung dan Bandung Raya di SMK Yadika Soreang, Senin (28/7/2026). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) tersebut bertujuan memperkuat kompetensi guru vokasi agar pembelajaran selaras dengan kebutuhan industri sekaligus mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan.

Pelatihan diikuti oleh 20 guru MGMP Perhotelan Kabupaten Bandung dan Bandung Raya. Kegiatan dipimpin oleh Ketua PKM, Dr. Herry Hermawan, M.Si., bersama tim yang terdiri atas Dr. Rini Andari, S.Pd., S.E.Par., M.M., Nadhia Maesari, S.Pd., M.Par., dan Andreas Suwandi, S.Pd., M.Pd.

Ketua MGMP Perhotelan Kabupaten Bandung, Reanita Nur’aeni, S.E.Par., mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan MGMP merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK, khususnya pada bidang perhotelan.

“Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan guru agar pembelajaran yang diberikan kepada siswa terus berkembang mengikuti kebutuhan industri,” ujarnya.

Dr. Rini Andari menambahkan, sinergi antara perguruan tinggi dan praktisi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Ia berharap para guru dapat mengimplementasikan materi yang diperoleh selama pelatihan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.

Sementara itu, Ketua PKM Dr. Herry Hermawan menegaskan bahwa pendidikan pariwisata harus mampu menjawab tantangan global melalui pendekatan yang berkelanjutan.

“Guru memiliki peran penting dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap aspek lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi dalam industri pariwisata,” katanya.

Pelatihan dibagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama, peserta memperoleh materi dari Executive Housekeeper Liman Winarsah mengenai standar operasional industri perhotelan, khususnya pada departemen housekeeping. Materi meliputi pengelolaan kebersihan kamar, pelayanan tamu, budaya kerja profesional, hingga pentingnya disiplin dan kualitas layanan sebagai bekal bagi guru dalam menyelaraskan pembelajaran dengan praktik di dunia kerja.

Sesi kedua menghadirkan materi tentang pendidikan pariwisata berkelanjutan sebagai landasan penguatan pembelajaran di SMK perhotelan. Tim PKM menjelaskan pentingnya mengintegrasikan aspek pelestarian lingkungan, penghargaan terhadap budaya lokal, tanggung jawab sosial, dan pembangunan pariwisata berkelanjutan ke dalam proses pembelajaran.

Sebagai implementasi materi, para peserta mempresentasikan rancangan pembelajaran yang menerapkan konsep pendidikan pariwisata berkelanjutan di sekolah masing-masing. Presentasi tersebut menjadi forum berbagi pengalaman sekaligus diskusi mengenai strategi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan industri perhotelan.

Program Studi Pendidikan Pariwisata UPI berharap kegiatan ini dapat memperkuat kemitraan dengan MGMP Perhotelan Kabupaten Bandung dan Bandung Raya. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir inovasi pembelajaran yang adaptif, peningkatan kompetensi guru, serta lulusan SMK perhotelan yang profesional, berdaya saing, dan memiliki perspektif pariwisata berkelanjutan. (DN)