Bandung, UPI

Dosen Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Arvian Triantoro, S.Pd., M.Si., terpilih menjadi salah satu peserta SDG Certified Leadership Program Angkatan VIII yang diselenggarakan oleh SDG Academy Indonesia, Kementerian PPN/Bappenas RI.

Arvian, yang juga menjabat sebagai Ketua SDGs Centre UPI dan Direktur Pelaksana Pegasus Institute, berhasil lolos seleksi ketat bersama 49 peserta terpilih dari sekitar 900 pendaftar se-Indonesia. Keikutsertaan ini menjadikannya salah satu utusan dalam program sertifikasi kepemimpinan SDGs paling kompetitif di tingkat nasional. Selain aktif di lingkungan kampus, Arvian merupakan Koordinator Provinsi Jawa Barat untuk BRAC International yang berfokus pada program graduasi kemiskinan, sekaligus Koordinator Puskesos Provinsi Jawa Barat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Lokakarya 1 yang berlangsung secara luring selama empat hari di Ruang BSM, Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, mulai 12 Agustus 2026.

Agenda pembukaan dihadiri langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., yang memberikan keynote speech dan arahan. Hadir mendampingi, Plt. Kepala Sekretariat Nasional SDGs Pungkas Bahjuri Ali, Ph.D., serta Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Leonardo Adypurnama Teguh Sambodo, Ph.D.

Materi hari pertama membekali peserta mengenai mainstreaming SDGs dalam perencanaan pembangunan. Selain itu, Presiden Indonesian Sustainability Coordinators Network (ISCN) periode 2026–2028, Prof. Dr. Zuzy Anna, M.Si., menyampaikan materi kepemimpinan bertajuk “Kepemimpinan & Manajemen SDGs: Membangun Arah, Menggerakkan Aksi, Mewujudkan Dampak”.

Struktur SDG Certified Leadership Program Angkatan VIII sendiri mencakup lima tahapan utama Lokakarya 1: Fondasi dan Perancangan Capstone (4 hari, luring), Lokakarya 2: Pematangan Rencana Karya (2 hari, daring), Mentoring Capstone Project: Pendampingan intensif kelompok kecil menuju finalisasi capstone (1 bulan, daring), Lokakarya 3: Homecoming dan Presentasi Capstone Project (1 hari, daring), dan Wisuda dan Sertifikasi: Pemberian sertifikat kompetensi (1 hari, luring) yang dijadwalkan pada November 2026 bersamaan dengan SDGs Annual Conference di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta.

Peserta yang menyelesaikan seluruh tahapan akan memperoleh gelar SDG Certified Leader serta tergabung dalam Indonesia SDG Leaders Association.

Sebagai syarat kelulusan, setiap peserta diwajibkan menyusun Capstone Project. Arvian mengusung isu penanggulangan kemiskinan yang menjadi fokus program Pegasus Institute dengan lokus penelitian di Desa Cibeureum Kulon, Kabupaten Sumedang.

Karya yang disusun berjudul “Dari Piloting ke Prototipe: Playbook Graduasi Kemiskinan Desa Cibeureum Kulon sebagai Model Replikasi untuk Program Sumedang Tuntas”. Proyek ini dirancang untuk mentransformasikan hasil uji coba program graduasi kemiskinan menjadi playbook atau panduan model yang dapat diadaptasi secara luas untuk mendukung Program Sumedang Tuntas di Kabupaten Sumedang.

Keikutsertaan Arvian dalam program ini mempertegas kontribusi nyata SDGs Centre UPI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan lembaga pembangunan internasional. (DN)