
Bandung, UPI
Program Studi Pendidikan Multimedia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Istana Yatim dan Tahfidz Qur’an Daarul Adzkar, Selasa (25/8/2026).
Mengusung tema “Pemberdayaan Santri Mukim Berbasis Teknologi Hidroponik untuk Mendukung Kemandirian Pangan”, kegiatan ini mengintegrasikan edukasi pertanian dengan pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) melalui sistem smart hydroponic.
Tim PkM yang diketuai oleh Nurhidayatulloh, S.Pd., M.T., bersama tim dosen Agus Juhana, S.Pd., M.T., Hendriyana, S.T., M.T., serta mahasiswa Pendidikan Multimedia mengenalkan sistem monitoring berbasis IoT. Teknologi ini memungkinkan para santri memantau parameter penting budidaya tanaman seperti tingkat pH, TDS, suhu, dan kelembapan secara terukur dan efisien.
Nurhidayatulloh menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan pangan internal pondok, tetapi juga membekali santri dengan wawasan wirausaha berbasis teknologi (agreneurship).
“Kami berharap penerapan smart hydroponic ini dapat menjadi sarana pembelajaran teknologi bagi para santri. Hasil panennya kelak diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi masyarakat luas,” ujar Nurhidayatulloh.
Pembina Istana Yatim dan Tahfidz Qur’an Daarul Adzkar, Novi Setia Nurviat, S.Si., menyambut baik pendampingan berkelanjutan ini. Menurutnya, program ini menjadi sarana belajar yang kontekstual bagi para santri dalam membangun kemandirian pangan.

Selain menerima pemaparan materi, para santri juga mengikuti demonstrasi serta praktik langsung pengoperasian perangkat hidroponik berbasis IoT. Program PkM ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara akademisi dan lembaga keagamaan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemberdayaan masyarakat. (DN)

