Bandung, UPI

Tim dosen gabungan dari Sekolah Pascasarjana serta Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMK Negeri 3 Bandung, Selasa (1/9/2026).

Program bertajuk “Penguatan Edupreneurship Student Company di SMK Negeri 3 Bandung” ini digagas oleh tim dosen lintas disiplin yang diketuai oleh Dr. Rudi Haryadi, M.Pd., bersama Prof. Dr. Sri Subekti, M.Pd., Muktiarni, M.Pd., Ana Ramdani Sari, S.Pd., M.Plan., dan Sri Rahayu, M.Pd. Sosialisasi dan pelatihan awal ini diikuti oleh 78 peserta, terdiri dari 63 siswa kelas XI dan XII serta 15 guru pendamping.

Inisiatif ini dirancang berdasarkan hasil evaluasi di lapangan yang menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan di sekolah masih didominasi teori dan proyek individu. Sebanyak 80 persen siswa belum pernah terlibat dalam organisasi bisnis lintas keahlian, dan 85 persen di antaranya belum memahami struktur manajemen perusahaan.

Untuk memberikan pembekalan mendalam, tim menghadirkan akademisi Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) UPI, Asep Ridwan Lubis, sebagai narasumber. Materi yang disampaikan mencakup struktur peran manajemen, peta jalan proyek dua tahunan, pengelolaan 5M, hingga perancangan Business Model Canvas serta laporan keuangan sederhana.

Ketua Tim Pelaksana, Dr. Rudi Haryadi, M.Pd., menjelaskan bahwa pendampingan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mensimulasikan peran nyata dalam dunia bisnis.

“Program ini dirancang agar siswa dapat merasakan langsung peran sebagai direktur, manajer, hingga pengelola keuangan dalam perusahaan yang mereka jalankan sendiri sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja,” ujar Rudi.

Sebagai langkah awal keberlanjutan program, tim PkM UPI menyerahkan Buku Saku “Jadi Pengusaha Muda” dan modul visual “The Startup Expedition” sebagai panduan operasional mandiri bagi pihak sekolah.

Program ini turut mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 mengenai pendidikan berkualitas dan poin 8 terkait pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi. Model pembinaan student company ini diharapkan dapat direplikasi oleh SMK lain di Indonesia dalam mencetak wirausahawan muda yang siap bersaing. (SR)