
Jakarta, UPI
Setelah sebelumnya melakukan kunjungan ke AXIOO, Direktorat Inovasi, Hilirisasi dan Science Techno Park (DIHSTP) UPI bersama Kampus UPI di Purwakarta melanjutkan agenda penjajakan kemitraan industri dengan mengunjungi IDC Indonesia di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya UPI memperluas jejaring kemitraan dengan perusahaan teknologi dan infrastruktur digital, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, inovasi, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital.
Rombongan UPI dipimpin oleh Direktur DIHSTP UPI Dr. Lili Adi Wibowo, S.Pd., S.Sos., M.M., bersama Kepala Divisi Pengembangan Inovasi dan Kekayaan Intelektual Ari Arifin D, S.Pd., M.Ed., Ph.D., Kepala Divisi Pusat Unggulan dan Science Techno Park Dr. Sulastri, S.Pd., M.Stat., M.M., Kepala Seksi Administrasi Umum Syifa Fafidha, S.Pd., serta Staf Pengelola Data Kreatif dan Inovasi Andri Yunardi, M.Ikom.
Dari Kampus UPI di Purwakarta hadir Direktur Prof. Dr. H. Yayan Nurbayan, M.Ag., Wakil Direktur Bidang Sumber Daya dan Kemitraan Dr. Suci Utami Putri, M.Pd., inventor UPI di Purwakarta Ir. Nuur Wachid Abdul Majid, M.Pd., IPM., ASEAN Eng., beserta jajaran.
Rombongan diterima oleh Sri Handayani Rangkuti, President/CEO IDC Indonesia, dan Johar Alam Rangkuti, Chairman sekaligus Pendiri IDC Indonesia.
IDC Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan infrastruktur data center dan konektivitas digital. Didirikan pada tahun 2000, IDC Indonesia menyebut dirinya sebagai Indonesia’s Largest Neutral Data Center serta menjadi titik interkoneksi bagi berbagai jaringan telekomunikasi, Internet Service Provider (ISP), dan penyedia konten. IDC Indonesia memiliki fasilitas di Jakarta, Makassar, dan Batam.
Salah satu hal yang menarik dalam kunjungan tersebut adalah kesempatan bagi rombongan UPI untuk melihat secara langsung fasilitas data center IDC Indonesia.

Tim UPI diajak berkeliling untuk mengenal lingkungan data center berskala besar, termasuk infrastruktur pendukung yang digunakan untuk menjaga keamanan, konektivitas, kelistrikan, pendinginan, serta keberlangsungan operasional fasilitas. IDC Indonesia mencantumkan fasilitas Jakarta dengan kapasitas hingga 600 rack, dilengkapi antara lain sistem UPS, generator, pengamanan CCTV, sistem pemadam berbasis gas, serta sistem pendingin presisi.
Pengalaman tersebut memberikan gambaran langsung kepada rombongan UPI mengenai pentingnya infrastruktur digital dalam menopang perkembangan ekonomi digital, layanan teknologi, komunikasi, dan berbagai aktivitas berbasis data.
Selain melihat fasilitas data center, pertemuan juga dimanfaatkan untuk membahas peluang kolaborasi antara UPI dan IDC Indonesia ke depan. Pembahasan diarahkan pada kemungkinan sinergi dalam pengembangan teknologi digital, penelitian dan inovasi, penguatan kompetensi sumber daya manusia, pendidikan, serta pemanfaatan infrastruktur digital untuk mendukung kebutuhan perguruan tinggi.
Bagi DIHSTP UPI, kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah untuk memperluas jejaring industri dan mempertemukan potensi riset serta inovasi sivitas akademika dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi di dunia industri.
Sementara bagi Kampus UPI di Purwakarta, penjajakan ini menjadi peluang untuk memperluas koneksi dengan industri teknologi dan membuka ruang pengembangan kerja sama yang dapat mendukung penguatan pendidikan, penelitian, dan inovasi.
Melalui kunjungan ke IDC Indonesia, UPI terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem kolaborasi perguruan tinggi dan industri, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan kebutuhan sumber daya manusia yang semakin dinamis. (andri)

