Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus mendorong pengembangan inovasi di bidang pertanian melalui uji coba penggunaan pupuk yang diproduksi oleh Earth Japan Farm. Uji coba tersebut dilakukan pada berbagai varietas tanaman, khususnya sayuran dan padi, sebagai bagian dari upaya melihat efektivitas penggunaan pupuk dalam meningkatkan produktivitas pertanian yang dilaksanakan di Science Techno Park (STP) UPI Jl. Bumi Sariwangi 1, Sariwangi Kec. Parongpong, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat. Rabu, (30/9/2026).

Kegiatan tersebut ditandai dengan panen perdana hasil uji coba pupuk Earth Japan Farm. Sejumlah komoditas yang menjadi bagian dari uji coba antara lain edamame, ubi cilembu, ubi Jepang, serta padi gogo.

Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi, menjelaskan bahwa hasil panen perdana telah menunjukkan hasil yang cukup baik, meskipun secara waktu panen masih terdapat kemungkinan untuk menunggu sekitar satu minggu agar hasil tanaman dapat berkembang lebih optimal.

“Walaupun mungkin panennya terlalu cepat, kita perlu seminggu lagi, tetapi sudah dipanen dan hasilnya sudah bisa dinikmati,” ujar Prof. Didi.

Menurutnya, berdasarkan hasil penimbangan awal, tanaman edamame yang menggunakan pupuk dari Earth Japan Farm menunjukkan hasil yang cukup baik. Hasil tersebut menjadi indikasi awal yang positif dari pelaksanaan uji coba yang dilakukan.

“Jadi sudah menunjukkan hasil. Kita berharap bila uji coba pupuk ini berhasil, dalam konteks percobaan bisa kita terapkan di konteks yang lebih luas,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prof. Didi berharap hasil uji coba tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi sektor pertanian, khususnya bagi para petani. Penerapan teknologi dan inovasi pertanian diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan petani.

“Kita harapannya bisa digunakan oleh para petani secara luas, sehingga produktivitas para petani meningkat, dan petani lebih sejahtera, kemudian masyarakat itu semakin sehat dan berkualitas hidupnya,” ungkapnya.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam uji coba ini adalah upaya mengurangi penggunaan pupuk kimia. Berdasarkan hasil sementara yang disampaikan, penggunaan pupuk Earth Japan Farm pada tanaman edamame memungkinkan penggunaan pupuk kimia dikurangi sekitar 20 persen, dari penggunaan kimia 100 persen menjadi 80 persen.

Menariknya, tanaman edamame yang menggunakan pupuk tersebut dilaporkan telah dapat dipanen lebih cepat dibandingkan tanaman edamame Indonesia yang dalam pengamatan saat ini masih belum dapat dipanen.

Hasil awal tersebut menjadi bahan evaluasi penting untuk menentukan keberlanjutan dan perluasan uji coba. UPI berharap inovasi tersebut dapat terus dikaji secara lebih komprehensif sehingga apabila hasilnya konsisten, penerapannya dapat dikembangkan dalam skala yang lebih luas dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produktivitas pertanian serta kualitas hidup masyarakat. (RI/DN)