Bandung, UPI

Program Studi Pendidikan Tata Busana, FPTI UPI menyelenggarakan Webinar Internasional SUSTAINOVA: Sustainable Fashion & Innovation Forum. Mengusung tema “Fashion Education for Sustainable Futures: Business, Waste, and Innovation”, forum yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-72 UPI. Senin (2/11).

SUSTAINOVA menghadirkan pembicara dari Jepang, Singapura, dan Jerman untuk membahas tantangan serta peluang peralihan industri fashion menuju praktik yang lebih bertanggung jawab. Forum ini menghubungkan perspektif pendidikan, pengembangan usaha, dan inovasi pengelolaan sumber daya dalam satu percakapan lintas negara. Tim pelaksana kegiatan meliputi Dra. Pipin Tresna P., M.Si.; Mila Karmila, S.Pd., M.Ds.; Dr. Asri Wibawa Sakti, M.Pd.; dan Dr. Feny Puspitasari, S.Pd., M.Ds.

Indriyani Rachman, Ph.D. dari The University of Kitakyushu, Jepang, mengangkat pendidikan lingkungan dan pengelolaan limbah dalam konteks fashion. Dari Singapura, Dyah Gayatri, B.Ed., LL.M. dari Gayatri Academy Singapore membahas pendidikan fashion dan pengembangan bisnis fashion berkelanjutan. Sementara itu, Arianna Nicoletti dari Closed Loop Fashion, Jerman, membawa perspektif inovasi ekonomi sirkular atau closed loop dalam industri fashion.

Ragam gagasan tersebut menempatkan pendidikan tinggi pada posisi penting dalam merespons persoalan limbah tekstil, konsumsi berlebih, dan kebutuhan transformasi proses produksi. Bagi calon pendidik serta pelaku industri kreatif, isu keberlanjutan bukan semata persoalan pemilihan bahan, melainkan juga berkaitan dengan cara merancang, memproduksi, menggunakan, dan mengelola produk busana sepanjang siklus hidupnya.

Kegiatan ini selaras dengan empat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yakni SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Keterkaitan tersebut memperkuat relevansi forum dalam pengembangan pembelajaran yang berorientasi pada keberlanjutan sekaligus pertukaran pengetahuan internasional.

Melalui SUSTAINOVA, UPI memperluas ruang dialog antara akademisi, pendidik, mahasiswa, dan praktisi fashion. Penyelenggaraan forum ini juga menjadi pijakan bagi penjajakan kegiatan akademik lanjutan, termasuk kuliah tamu, penelitian kolaboratif, dan pembelajaran yang lebih responsif terhadap tantangan industri fashion berkelanjutan. (Asri Wibawa)